Bupati Mabar: Terima Kasih Presiden Jokowi

oleh -307 views
Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, sedang melakukan peninjauan pengerjaan lanjutan Pembangunan Ruas Jalan Labuan-Bajo-Boleng-Terang-Kendidi. (Foto: Adrian Jr.)
Share :

LABUAN BAJO-Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyusul dilanjutkannya pengerjaan dua paket pembangunan jalan Labuan-Bajo-Boleng-Terang-Kendidi sepanjang 24,50 kilometer (km) dan Jalan Akses Bandara Komodo sejauh 8,20 km. Dengan dilanjutkan pengerjaan pembangunan jalan tersebut merupakan langkah awal untuk menyambungkan koridor lintas utara Pulau Flores yang sampai saat ini belum tersambung seluruhnya.

Apresiasi lainnya adalah pembangunan Pelabuhan Marina di Labuan Bajo, sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional itu bersumber dari kombinasi APBN dan pihak swasta dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minyak Gas (PLTMG), Mobile Power Plant (MPP) Flores (Labuan Baju) kapasitas 20 MW di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng.

Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, kepada padarnews.com usai meninjau pembangunan ruas jalan dari bukit Sylvia sampai ke Rangko pagi ini Sabtu, (08/07),  menjelaskan perhatian Presiden Jokowi melalui kementerian-kementerian menunjukan komitmen Pemerintahan Jokowi-JK menjalankan sembilan program itu disebut Nawa Cita, terutama program yang ketiga yakni Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“Sebagai Bupati dan atas nama masyarakat Kabupaten Manggarai Barat, saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya terhadap pemerintahan Jokowi-JK atas perhatian yang begitu besar terhadap Kabupaten Manggarai Barat. Saya merasakan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Manggarai Barat sangat besar jika dibandingkan dengan Kabupaten lain di provinsi NTT,” kata Gusti (demikian sapaannya) dengan penuh semangat.

Menurut Bupati Gusti Dula, pembangunan dua paket jalan ini merupakan bagian dari pembangunan jalan sepanjang 330,2 km yang melintasi tiga kabupaten (Manggarai Barat, Manggarai, dan Nagekeo). Ruas jalan ini dibangun karena adanya kajian terkait kawasan strategis pariwisata nasional.

Khusus untuk jalur yang menghubungkan Manggarai Barat dan Manggarai, pembangunan trans utara Flores juga bertujuan memperlancar pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) serta logistik dan bahan bakar minyak (BBM) dari Depo Pertamina di Kecamatan Reo, wilayah di pantai utara Kabupaten Manggarai ke Labuan Bajo. Apabila pengerjaan dua paket jalan ini rampung, maka tersisa enam ruas jalan sepanjang 270,5 kilometer yang ditangani secara bertahap disesuaikan dengan alokasi anggaran. Enam ruas jalan tersebut dimulai dari Labuan Bajo dan berakhir di Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, yakni ruas Labuan Bajo-Boleg-Terang, ruas Terang-Bari-Kedindi, ruas Reo-Dampek-Pota, Pota-Waeklambu, Waeklambu-Riung-Mboras, dan ruas Mboras-Riung-Danga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *