Kemenpar Gelar FGD Pariwisata di Labuan Bajo

76
Penulis: Frans Gulat
Editor: Ramos
Kemenpar gelar FGD Pariwisata di Labuan Bajo/photo Frans Gulat
Share :

LABUAN BAJO-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terarah di Labuan Bajo. Focus Group Discussion (FGD) ini digekar di ruang rapat Hotel Jayakarta, Labuan Bajo Jumat (14/7).

FGD dengan tema Koordinasi dan Sinkronisasi Pengembangan Destinasi Wisata Tradisi dan Seni Budaya ini dihadiri oleh 28 orang peserta.

Informasi yang diperoleh padarnews.com dari panitia acara ini sejumlah 6 orang peserta dari Kemenpar RI, dari Desa Liang Dara sejumlah 5 orang yang 2 orangnya adalah Tu’a Golo. Selebihnya adalah peserta dari berbagai pihak terkait.  Akademisi dari STP Bandung Prof Yuwana Marjuka dalam paparannya mengatakan kekurangan wisata Desa Adat Liang Dara adalah tidak adanya brosur yang berkonten bagus dan informatif.

Selain itu pula ternyata brosur yang ada saat ini tidak diterbitkan oleh Disparbud Mabar.

Bahkan Marjuka pun mempertanyakan apakah penyelenggaraan Tour de Flores (TdF) II ini menjadi tanggung jawab panitia ataukah Pemda?

Sementara itu Titin Fatimah, akademisi dari Universitas Tarumanegara Jakarta dalam pemaparannya pertama -tama mengapresiasi daya tarik Varanus Komodo bagi daerah ini. Daya tarik Komodo yang sudah mendunia dan diharapkan masyarakat Manggarai Barat menikmati wisata ini secara langsung. Perempuan berjilbab ini mengilustrasikan wisata Candi Borobudur yang walaupun sudah mendunia tetapi masyarakat di sekitar kawasan candi ini belum dapat apa – apa. Dia pun berharap bahwa dengan strategi wisata yang jitu dari Pemda tercipta long of stay para wisatawan sehingga mereka lebih banyak spend dan akan tercipta trickle down effect bagi masyarakat.

FGD yang diselenggarakan sejak Pukul 08.00 WITA oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata ini diharapkan dicapai beberapa kesimpulan rapat terarah ini terkait Destinasi Wisata Tradisi dan Seni Budaya Manggarai Barat.

Hal inilah yang diharapkan dicapai melalui diskusi yang dipandu oleh Antonius Asri Staff Bagian Penerangan Disparbud Mabar bersama para peserta berkompeten FGD ini. Informasi tambahan yang padarnews.com peroleh dari Nur Aida Fitriani salah seorang staf Kemenpar bahwa rombongan dari Kemenpar terdiri dari Drs. Yohanes Wagiyo, Esther Rotua Manik dan Didi Mudito.

Komentar