Wabup Mabar: Penyebab Kematian Era 90-an, Penyakit Tidak Menular

40
Penulis: Ramos Adrian
Editor: Alex
Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D.
Share :

LABUAN BAJO-Hasil Penelitian menunjukan, penyebab utama kematian dan banyak orang sakit pada era 90-an adalah penyakit-penyakit menular seperti Infeksi Saluran pernapasan Atas (ISPA), TBC dan Diare. Sementara semenjak tahun 2010, penyebab kematian adalah penyakit-penyakit tidak menular, seperti Stroke, Jantung dan Kencing Manis.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D., saat membuka kegiatan sosialisasi Gerakan Hidup Sehat (Germas)  Tingkat Kabupaten Manggarai Barat di Green Prundi Hotel-Labuan Bajo, Jumat (14/7).

“Perubahan pola penyakit lebih banyak disebabkan berubahnya perilaku manusia. Pada era 1990-an penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular seperti ISPA, TBC dan diare, sementara Sejak 2010 penyebab terbesar kematian adalah penyakit tidak menular seperti Stroke, Jantung, dan Kencing Manis,” katanya.

Karena itu, Wakil Bupati perempuan pertama di Provinsi NTT ini mengajak Masyarakat Manggarai Barat untuk membiasakan diri berprilaku hidup sehat. Upaya preventif dan promotif harus terus digalakkan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan pribadi.

“Pola hidup sehat harus terus digalakkan, agar masyarakat tidak mengalami penyakit mematikan. Kecendrungan mengkonsumsi makanan siap saji harus dikurangi dan selalu melakukan pemeriksaan kesehatan,” harapnya.

Pada tempat yang sama, Pejabat Fungsional PICM Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Bayu Aji, SE, Msc, PH., menjelaskan, saat ini, Indonesia tengah mengalami perubahan pola penyakit yang disebut transisi epidemiologi. Perubahan pola penyakit ini ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti stroke, jantung, diabetes dan lain-lain.

Dampak meningkatnya kejadian PTM adalah meningkatnya pembiayaan pelayanan kesehatan yang harus ditanggung oleh masyarakat dan Pemerintah, menurunnya produktifitas masyarakat, menurunnya daya saing negara yang pada akhirnya mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat itu sendiri.

 

Komentar