Waspadai Grand Design Penghancuran Komodo

247
Penulis: Frans Gulat
Editor: Lita Rafael
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Marselinus Jeramun
Share :

LABUAN BAJO-Pembantaian terhadap puluhan ekor rusa dikawasan Taman Nasional Komodo (TNK) bukanlah pristiwa biasa. Di duga, ada grand design penghancuran Komodo di balik peristiwa pembunuhan rusa itu.

“Sedari awal saya sudah tegaskan bahw Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) harus bertanggung jawab. Kalau ini,  bukan sebuah kesengajaan maka harus dicari pelakunya,” ujar anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Marselinus Jeramun, Kamis (10/8).

Seperti diketahui, sebuah photo pembantaian terhadap puluhan ekor rusa di TNK, Labuan Bajo menjadi viral di sosial media.

Rusa yang dibantai dan diangkut dalam perahu yang kemudian gambarnya beredar di Facebook.

Beberapa sumber menyebutkan perburuan rusa di kawasan TNK ini bukan cerita baru. Konon sudah ada pembeli yang menunggu hasil buruan ini dengan langsung melakukan transaksi jual beli ditengah laut.

Anggota Fraksi PAN ini menegaskan, pembantaian puluhan ekor sapi itu mencederai dunia pariwisata di Labuan Bajo. Apalagi, saat ini, Pemkab Mabar tengah giat-giat membangun citra positif pariwisata di Labuan Bajo ini.

Karena itu, dia berharap Kepala BTNK harus menemukan siapa dalang dibalik pembantaian puluhan ekor rusa ini. Jika pelakunya tidak segera ditemukan maka Kepala BTNK harus bertanggung jawab. Bentuk pertanggungjawabannya adalah secara kesatria mundur dari jabatan Kepala BNTK.

“Harus keluar dari TNK kalau nggak mampu,” kecam politisi yang disapa Marsel ini.

Komentar