Golkar Resmi Usung Melki Laka Lena Sebagai Cagub NTT

43
Penulis: Galuh Putri
Editor: Eko Cahyo
Cagub Partai Golkar, NTT, Melki Laka Lena
Share :

BOGOR-Teka-teki seputar calon gubernur (cagub) yang diusung Partai Golongan Karya (Golkar) dalam pemilihan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2018 mendatang akhirnya terjawab sudah.

Hasil Rapat Kerja DPP Partai Golkar di Hotel Novotel Bogor Sabtu (19/8) memutuskan menetapkan dan mengusung Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai calon kepala daerah/ wakil kepada daerah Propinsi NTT.

Keputusan DPP Golkar mengusung nama Melki Lana Lena ini disampaikan Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) yang juga Ketua Koordinator Bidang (Korbid) Pemenangan Pemilu Indonesia ll yg meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusra Bali, Maluku & Maluku Utara serta Papua & Papua Barat, Mustafa M Radja.

Menurut Radja, rapat Tim Pilkada Pusat ini dipimpin langsung oleh Ketua Harian yang juga Ketua Tim Pilkada Pusat Nurdin Halid. Turut hadir dalam rapat ini, Sekjen DPP PG Idrus Marham, Ketua Korbid Indonesia II Ahmad Hidayat Mus, Ketua PP Bali Nusra AA Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adi), Wasekjen DPP PG Imanuel Blegur, Wekjen DPP PG Maman Abdurahman dan Tim Pilkada lingkup Korbid Indonesia II.

Namun demikian, rapat ini tanpa dihadiri oleh Ibrahim Medah dan Melki Laka Lena karena mereka sebagai bakal calon gubernur tidak boleh hadir dalam Rapat Tim Pilkada Pusat.

“Kami sampaikan hasil keputusan rapat Tim Pilkada Pusat terkait calon/ pasangan calon beberapa pilkada se Indonesia khususnya calon kepala daerah/ wakil kepala daerah pada pemilihan gubernur NTT  menetapkan dan mengusung Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai calon kepala daerah/ wakil kepada daerah propinsi NTT dalam pemilihan Gubernur propinsi NTT tahun 2018 mendatang,” terangnya.

Dia menjelaskan, dasar dan proses pengambilan keputusan oleh Tim Pilkada Pusat adalah Peraturan Organisasi (PO) juklak 06 tentang pilkada. Dalam hal ini proses penjaringan dan penetapan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Partai Golkar.

Selain itu, hasil survei yang dilakukan baik popularitas, elektabilitas maupun trend kenaikan keterpilihan calon yang diusung menjadi pertimbangan penting bagi Tim Pilkada Pusat DPP PG dalam menetapkan calon yang diusung.

DPP Partai Golkar jelasnya telah melakukan survei sejak awal Agustus hingga pertengahan Agustus untuk melihat popularitas, elektabilitas dan trend dari 9 kader potensial.

Survey ini terkait pilgub NTT terangnya, baik yang dilakukan secara pribadi oleh calon atau pasangan calon maupun oleh parpol lainnya.

“Hasilnya menjadi pertimbangan tim pilkada pusat DPP PG untuk mengambil keputusan mengusung Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai calon kepala daerah/ wakil kepada daerah propinsi NTT,” imbuhnya.

Karena itu, DPP Partai Golkar juga memerintahkan seluruh pengurus, kader dan simpatisan Partai Golkar dari tingkat pusat, DPD I, DPD II, pengurus kecamatan dan pengurus desa/ kelurahan untuk mengamankan keputusan ini.

“DPP Partai Golkar menugaskan seluruh pengurus, kader dan simpatisan di semua tingkatan yang menduduki jabatan politik di level pusat, propinsi, kabupaten kota dan desa untuk membantu dan memenangkan Emanuel Melkiades Laka Lena dalam pemilihan Gubernur NTT 2018,” tegasnya.

Kendati demikian, posisi Melki Laka Lena sebagi Cagub atau Cawagub ditentukan oleh hasil survei dengan pasangan calon yang diusung oleh parpol koalisi serta hasil komunikasi politik DPP Partai Golkar dengan parpol koalisi melihat potensi kemenangan dan kepentingan publik yang lebih luas.

“DPP Partai Golkar saat ini intens berkomunikasi dengan DPP Partai Nasdem, DPP PDI Perjuangan dan parpol pendukung pemerintahan Jokowi- JK lainnya untuk berkoalisi di pilgub NTT 2018 mendatang,” pungkasnya.

 

Komentar