Pemkot Kupang Gagal Mewujudkan Peradaban Kota Maritim

oleh -316 views
Aksi WALHI menolak privatisasi pesisir kota Kupang
Share :

KUPANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang gagal mewujudkan peradaban kota pesisir (Maritim) yang berkelanjutan dan berkeadilan buat warganya. Beberapa fakta kegagalan tersebut yakni dalam perspektif keadilan.

“Saat ini telah terjadi ketidakadilan antargenerasi di Kota Kupang khususnya ekspresi publik di wilayah pesisir,”  ujar Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) NTT Umbu Wulang Tanaamahu P dalam keterangan tertulisnya Senin (21/8).

Menurutnya, pada periode 1990 hingga awal 2000, generasi tua, muda, anak-anak masih bebas akses ke pantai untuk rekreasi atau kepentingan ekonomi. Begitupun ruang kelola nelayan masih sangat luas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *