Petani Bawang Merah Nangalili Panen Simbolis

79
Penulis: Pol Jhon
Editor: Lita Rafael
Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula
Share :

LABUAN BAJO-Petani Bawang merah di desa Nangalili, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menggelar acara panen simbolis bersama pemerintah daerah setempat, Kamis (14/9).

Hadir dalam kesempatan itu Bupati Kabupaten Mabar, Agustinus Ch Dula, Wakil Bupati Kabupaten Mabar, drh. Maria Geong, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mabar, Abdul Ganir serta Forkompimda tingkat kecamatan juga masyarakat di desa itu.

Dalam kesempatan itu Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula mengatakan bahwa Labuan Bajo kini sudah ditetapkan menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata di Indonesia yang mendapat perhatian pemerintah pusat. Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk ikut mengambil peran dengan memanfaatkan segala peluang yang ada demi peningkatan ekonomi rakyat sendiri.

Dia mengharapkan agar masyarakat tidak memikirkan soal pasar setelah panen karena itu menjadi urusan pemerintah. Pemerintah daerah, kata dia, melalui instansi teknis akan membuka dan mempermudah akses bagi petani.

“Jangan pikir soal pasar, akses dipermudah untuk petani. Mau jual ke siapapun, yang terpenting uangnya harus untuk petani di sini,”tandasnya

Dikatakan menjadi seorang petani bawang yang tulen harus memiliki semangat kerja dan komitmen yang kuat agar hasil tanamannya dapat berhasil baik karena tak kenal pantang menyerah.

Dibawah terik matahari, hujan dan angin dia bekerja dengan tekun supaya sukses. “Harus punya mimpi suatu saat bisa menjadi petani berdasi berkat kerja keras dan ketekunannya,”ujarnya.

Wakil Bupati Mabar, drh. Maria Geong,

Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Mabar, Anggalinus Gapul menjelaskan kelompok bawang ini terdiri dari dua kelompok tani yaitu Kelompok Wanita Tani Welapada dan Kelompok Tani Lembu Nai.

Dijelaskan untuk kebutuhan bawang merah sangat tinggi di Kabupaten Malaka yang akan diekspor ke negara Timor Leste. Sementara kondisi bawang di Malaka sendiri tidak cukup sehingga mengharapkan dari daerah lain termasuk Manggarai Barat.

Menurutnya untuk produksi hasil tanaman pertanian lainnya juga bagus tahun ini seperti tomat dan buah melon sedangkan tanaman cabe terpusat di Wae Kanta, Kecamatan Lembor. Untuk ubi kita panen 4,3 lebih hektar dan melampaui target nasional.

Dia juga memperkirakan harga bawang merah saat ini yang berkisar Rp.15.000/kg jika dihitung secara kasar karena pupuk dan obat-obatan, juga benih tidak dibeli petani tetapi bantuan pemerintah maka diperkirakan hasil panen dapat mencapai Rp.300 juta lebih untuk sekali panen.

Komentar