Survey: Popularitas Esthon 24,2%, BKH 22,2%

247
Penulis: Frans Gulat
Editor: Lita Rafael
grafis
Share :

KUPANG-Lembaga Pasifik Resources Indonesia merilis hasil survei tentang persepsi masyarakat atas Pilkada NTT 2018. Hasil survei ini menunjukkan tingkat popularitas dan elektabilitas beberapa calon yang bakalan bertarung memperebutkan posisi NTT 1 bersaing ketat.

Direktur Lembaga Pasifik Resources Indonesia, Muliansyah menjelaskan, berdasarkan hasil survei terhadap bakal calon gubernur-wakil gubernur NTT periode 2018-2023 dalam jangka waktu 25 Oktober hingga 7 November 2017, terdapat tiga bakal calon yang memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas memadai untuk mencalonkan diri menjadi Gubernur NTT 2018.

“Mereka adalah Esthon Foenay, Benny Kabur Harman dan Ibrahim Medah” katanya  dalam rilis resmi, Jumat (10/11).

Survei yang dilakukan ini melibatkan 40 orang tenaga survei yang melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 21 kabupaten, dan satu kota. Adapun Responden tersebar di seluruh kabupaten/ kota di NTT.

Menurut Muliansyah, dari sisi popularitas, Esthon unggul dengan 24,2 persen, diikuti Beny Kabur Harman 22,2 persen, Ibrahim Medah 17, 3 persen, Yosep Falentinus D Kebo 10,6 persen, Christian Rotok 7,9 persen dan sisanya calon lainnya dibawah 7 persen.

Dan dari tingkat Liketabilitas, Esthon unggul dengan 14,2 persen, Beny Harman 12 persen dan Medah 11 persen.

Demikian juga, dari sisi Elektabilitas, Esthon kembali unggul dengan 19,5 persen, diikuti Beny Harman 13,4 persen dan Ibrahim Medah 8,9 persen, Yosep Falentinus D Kebo 8,9 persen, Christian Rotok 8,5 persen dan sisanya dibawah 6 persen. “Berdasarkan hasil survei pak Esthon unggul, baik dari segi elektabilitas dan popularitas,” kata Muliansyah.

Dia menjelaskan, dari enam balon gubernur NTT potensial yang disurvei, Esthon juga unggul dengan 23,3 persen, Beny Harman 18,4 persen, Ibrahim Medah 14,1 persen, Chris Rotok 9,5 persen, dan Ray Fernandez 7,3 persen.

“Sampling eror dari survei yang dilakukan sekitar 3 persen,” katanya.

 

 

Komentar