Telkomsel Bangun Tower Telekomunikasi di Nanga Bere

148
Penulis: Frans Gulat
Editor: Lita Rafael
Ilustrasi/photo dok Abdul Ganir, SH
Share :

LEMBOR-PT Telkomsel membangun satu unit tower telekomunikasi di Desa Nanga Bere Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperlancar akses komukasi masyarakat daerah itu. Pembangunan menara telekomunikasi dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan buruknya jaringan operator di wilayah Lembor Selatan ini.

“Terima kasih Bupati Manggarai Barat dan Telkomsel atas pembangunan tower ini,”  ujar Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Abdul Ganir melalui whatsapp dari Kampung Halamannya di Nanga Bere Sabtu (25/11).

Selama puluhan tahun, masyarakat Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan belum mendapatkan sambungan jaringan operator seluler.

Pembangunan menara Telkomsel bagian dari komitmen pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk membangun dari daerah pinggiran. Apalagi,  pembangunan di wilayah tersebut semakin gencar dilakukaan Pemkab Mabar.

Kehadiran Tower Telekomunikasi ini membuat alur komunikasi antar warga Nanga Bere semakin lancar, termasuk dengan sanak famili mereka yang berada di perantauan.

“Saya sangat gembira dengan hadirnya Tower Telkomsel ini. Jujur, saya tak pernah menyangka bisa hadir di sini. Ini luar biasa sekali, benar-benar seperti mukjizat rasanya,” tuturnua.

Meski signal masih agak terputus-putus, Ganir mengaku gembira dengan masuknya jaringan Telkomsel di Nanga Bere.

Politisi PAN ini pun tidak henti-henti berupaya menghubungi media untuk mengabarkan berita suka cita ini.

Kehadiran signal telekomunikasi ini bagaikan mimpi di siang bolong bagi semua warga Nanga Bere.

“Nekarabo adik (jangan marah adik_red), signalnya masih putus-putus ini. Maklum masih dalam proses normalisasi jaringan,” ucapnya sembari tertawa senang.

Pembangunan Tower Telkomsel Nangabere terbilang cepat. Dengan waktu pengerjaan yang sudah berlangsung selama 3 (tiga) pekan, masyarakat Nangabere sudah bisa berkomunikasi via handphone . “Sampaikan terima kasih dari Rakyat Nanga Bere kepada Bupati Manggarai Barat,” kata Ganir pula.

Ungkapan kegembiraan juga disampaikan oleh Dionisius Pedo. Pria kelahiran Nanga Bere yang berdomisili di Wae Nakeng, Kecamatan Lembor ini juga tak kuasa menyembunyikan kegembiraannya terhadap kemajuan yang dicapai daerahnya.

“Ini tak pernah terbayangkan sejak saya lahir. Saya hampir tak percaya di Tahun 2017 ini Telkomsel bisa hadir di Nanga Bere. Puji Tuhan dan terima kasih tak terhingga untuk Telkomsel dan Pemkab Mabar terutama Bupati Gusti Dula,” ujar Dion Pedo.

Tower Telkomsel di Desa Nanga Bere

Matheus Turu, warga Nanga Bere yang menetap di Kampung Daleng, Desa Daleng, Kecamatan Lembor mengatakan kehadiran Tower Telkomsel telah membuatnya tidak lagi merasa jauh dengan sanak familinya di Nanga Bere.

“Jarak serasa tak ada lagi, kerinduan untuk kabar – kabari dengan keluarga di kampung halamannya pun terobati. Saya tidak perlu risau lagi soal keadaan keluarga saya di sana. Kapan pun kami mau tahu kabar masing – masing, tinggal saling telepon atau SMS. Mereka menjadi semakin dekat, seakan ada di depan mata,” pungkasnya.

Komentar