15 Anggota PPD Dilantik, Camat Minta Panwas Bekerja Profesional

799
Penulis: frans gulat
Editor: lita rafael
Pelantikan Panwas Desa se - Kecamatan Lembor Senin, (15/01)
Share :

LEMBOR-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Lembor resmi melantik 15 (Lima Belas) anggota Pengawas Pemilu Desa (PPD) se – Kecamatan Lembor Senin (15/1) lalu.

Pelantikan yang dilakukan di Aula Kecamatan Lembor itu dihadiri unsur partai politik dan tokoh masyarakat serta saksi rohaniwan dan aparat penegak hukum.

Pantauan media sesuai daftar hadir peserta Acara Pelantikan Panwas Desa (PPD) dan Bimtek PPD hadir dari unsur partai politik yaitu Mikahael Kaus (PAC PAN), Desiderius Baut (PAC Golkar), Doninatius S.S.B (PAC Gerinda), Donatus Sanggur (PAC Berkarya), Viktor Agung Lagur (PAC Hanura), Nasrudin PN (Ketua Perindo), Donatus Jelatan (DPC Nasdem), dan Ahmad Janur, S.Pd Sekretaris DPAC PKB.

Sedangkan dari unsur tokoh masyarakat hadir diantaranya Pius Sambut, Mahding Deka, Lodovikus Narus Tomas, Aloysius D. Ladjar, Paulus Panis, tokoh perempuan Yuliana Edis, Imelda Marni Agri, dan Yohanes Nabit Tokoh Pemuda.

Dari PPK Lembor Ketua Belasius Sidun, S.Pd, anggota Jamaludin Nal dan Saverinus Rahmadin.

Sementara itu dari aparat penegak hukum yaitu Stef Sadat Waka Polsek Lembor, dan Antonius Gawa Kanit Intel Lembor, serta Hendrikus S. Babinsa dari Koramil 1612-06 Malawatar Lembor. Dan Romo Benediktus Jehadun selaku Pastor Paroki Wae Nakeng dan saksi rohaniwan Katholik.

Camat Lembor Pius Baut, SE dalam sambutannya menegaskan agar Panwas baik tingkat Kecamatan Lembor pun desa dan kelurahan untuk benar-benar menjaga netralitas.

“Sekalipun Panwas terjun langsung di dalam dunia politik, harus jaga netralitas. Di tangan Anda terletak tanggung jawab Pemilu yang LUBER dan Adil,” ujarnya.

Dia meminta Panwas untuk belajar dan banyak membaca aturan Pemilu.  “Panwas harus memiliki integritas yang kuat. Paham UU Politik, tahu Tupoksi dan tahu diri.  Tidak boleh goyah sekalipun disogok, disodori apa pun oleh para politikus,” tuturnya.

Menurutnya, Pemilu merupakan moment strategis bagi bangsa ini. Karena itu, Panwas sebagai ujung tombak harus mampu membangun komunikasi dengan semua pihak terkait.

“Selamat bekerja, selamat membaca aturan. Neka toko, neka tuku pucu karena Anda Panwas,” imbuhnya.

Ketua Panwaslu Lembor Ardianus Harsi, menjelaskan bahwa proses penjaringan dan penetapan Panwas Desa sudah melalui tahapan sesuai regulasi.

Terkait adanya pihak yang menuding rendahnya keterwakilan perempuan ujar Harsi merupakan realita bersama tentang rendahnya minat perempuan di Lembor disamping ketatnya aturan seleksi administrasi dan penilaian kelulusan para peserta.

“Mari kita aplaus terhadap Ibu Yovita dari Desa Ponto Ara, satu – satunya wakil perempuan,” kata Harsi disambut tepukan tangan meriah.

“Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu,” pungkasnya.

Acara PPD sebagaimana diinformasikan oleh Kosmas Gaib, Sekretaris dari PNS yang diperbantukan di Sekretariat Panwaslu Lembor diteruskan dengan Bimbingan Teknik (Bimtek) Pengawas Pemilu Desa dengan pemateri Ketua PPK Lembor Belasius Sidun, S.Pd dan Marini Sunarti Lujunai Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (Kordiv SDM) Panwaslu Lembor serta pemateri dari Panwaslu Kabupaten Mabar.

Komentar