Tahun Depan, Bupati Mabar Targetkan SAKIP Raih Predikat A

oleh -102 views
Bupati Kabupaten Mabar, Agustinus Ch Dula didamping Wabup Mabar, Maria Geong
Share :

LABUAN BAJO-Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), kembali meraih penghargaan pada awal tahun 2018 ini dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) dalam bidang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) tahun 2017 dengan predikat B (Baik).

Meskipun bangga dengan prestasi yang diraih ini, Bupati Kabupaten Mabar, Agustinus Ch. Dula menargetkan agar tahun depan, Pemkab Mabar meraih SAKIP dengan predikat ‘A’,.

“Terima kasih atas prestasi ini, tentu kita bangga dan patut bersyukur karena kita bisa mendapatkan penilaian ini. Hal ini tentu berkat kerja sama kita semua. Namun saya mengharapkan agar pada tahun-tahun mendatang bisa mendapatkan predikat penilaian yang lebih baik lagi,” kata Bupati saat menerima piagam penghargaan Sakip dari Kabag Organisasi, di ruang kerjanya pagi tadi, Senin (05/02).

Menurut Bupati Gusti, berbagai penghargaan yang diperoleh menunjukan bahwa Pemkab Mabar terus berupaya melakukan perbaikan bagi peningkatan efisiensi birokrasi.

Jika perbaikan ini ditingkatkan maka bukan tidak mungkin pada tahun-tahun mandatang Manggarai Barat mendapat predikat BB atau A. “Tahun lalu, SAKIP kita mendapat predikat CC, dan tahun ini B. Hal ini menunjukan kita terus berupaya untuk hasil terbaik. Tahun depan kita harus kejar predikat BB atau A,” jelas Bupati penuh semangat.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D., mengaku bangga dengan prestasi yang diperoleh. “Proficiat Pak Bupati dan Kabag Organisasi, ini berita yang sangat menggembirakan dan memacu semangat kita untuk bekerja lebih baik lagi,” katanya.

Dijelaskannya, penghargaan dalam Bidang Sistem Akuntabilitas Kinerja ini bisa dijadikan dasar untuk meningkatkan kualitas kinerja pada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Manggarai Barat.

Lebih jauh Wabup mengharapkan agar prestasi yang telah diraih ini perlu dipublikasi kepada publik.

“Saya kira prestasi ini sangat membanggakan kita semua. Karena itu, perlu dipublikasikan secara luas agar public atau masyarakat tahu terkait prestasi ini,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Manggarai Barat Fransiskus Xaverius Syukur, SH menjelaskan bahwa berdasarkan PP Nomor 8 tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang SAKIP, Kementerian PAN dan RB telah melakukan evaluasi Akuntabilitas Kinerja pada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dengan berpedoman pada Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 12 tahun 2015 tentang pedoman evaluasi atas implementasi sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Berdasarkan penilaian tersebut maka Kabupaten Manggarai Barat mendapatkan penghargaan tersebut.

Lebih lanjut Frans Syukur mengatakan hasil evaluasi menunjukan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memperoleh nilai 60.17 atau predikat “B”. Penilaian tersebut menunjukan Tingkat Efektivitas dan Efisiensi Penggunaan Anggaran dibandingkan dengan Capaian Kinerjanya, Kualitas Pembangunan, Budaya Kinerja Birokrasi dan Penyelenggaraan Pemerintahan yang berorientasi pada hasil di Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat masih perlu terus ditingkatkan. Rincian penilaiannya adalah Perencanaan Kinerja, Pengukuran Kinerja, Pelaporan Kinerja, Evaluadi Internal dan Capaian kinerja.

“Memang predikat ini bukan yang terbaik dan untuk Provinsi NTT. Tetapi jika dibandingkan dengan tahun 2016, nilai hasil evaluasinya adalah 51.54 dengan tingkat Akuntabilitas kinerjanya yaitu “CC” sedangan tahun 2017 Sakip kita B,” pungkasnya.

Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi SAKIP (LHE SAKIP) Pemda Wilayah II dilaksanakan di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/1). Penghargaan diterima Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Hama, SH., bersama Kepala Bagian Organisasi, Fransiskus Xaverius Syukur, SH, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Manggarai Barat, Drs. Aleksius Hariyono, M.Si., Kepala Inspektorat, Drs. Siprianus Midi dan Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Bernadus Dandur.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *