Jokowi Lantik Irjen Heru Winarko Jadi Kepala BNN

15
Penulis: Galuh Puspitasari
Editor: Agus Eko
Irjen Pol Heru Winarko bersama Komjen Pol Budi Waseso
Share :

JAKARTA-Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Irjen Pol Heru Winarko sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kapolda Lampung era 2012-2015 ini menggantikan posisi Komjen Budi Waseso (Buwas) yang memasuki masa pensiun mulai Maret 2018.

Pelantikan Heru berlangsung di Istana Negara pada Kamis (1/3) pukul 09.00 WIB.

Turut hadir sejumlah menteri Kabinet Kerja Jokowi dan pejabat negara di antaranya Ketua KPK Agus Rahardjo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang dan mantan Kepala BNN Komjen Budi Waseso.

Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi.

“Demi Allah saya bersumpah akan setia dan taat kepada UUD RI 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya serta akan menjalan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Heru.

Usai pengucapan sumpah jabatan, Irjen Heru menandatangani sumpah jabatan di hadapan Presiden Jokowi. Sesaat kemudian, gantian Jokowi membubuhkan tanda tangan di dokumen tersebut.

Sebelumnya, Heru menjabat Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 14/M/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Narkotika Nasional.

Heru merupakan satu dari tiga nama yang diajukan Polri kepada Presiden Jokowi. Dua nama lainnya ialah Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Ari Dono Sukmanto.

Selama menjadi bertugas Lampung, sosok Heru dikenal sebagai Kapolda yang melahirkan konsep Rembug Pekon. Sebagai polisi yang lama bertugas di Kemenko Polhukam RI (2010) dan Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Menkopolhukam (2015), Heru banyak melakukan pendekatan budaya dalam memecahkan permasalahan kamtibmas.

 

Komentar