Mensi Anam: Secara Matematika, Paket ‘TABIR’ Menang

588
Penulis: Louis Mj
Editor: lita rafael
Share :

BORONG-Peluang pasangan Calon Bupati Manggarai Timur (Matim), Tarsisus Syukur dan Calon Wakil Bupati Matim, Yoseph Biron Aur menjadi pemenang dalam pilkada Matim 2018 nanti sangat tinggi. Optimisme ini terlihat dari antusisme warga saat berakhirnya putaran pertama masa kampanye Pilkada Matim di Bealaing Poco Ranaka Rabu (21/03).

Di titik kampanye ke-219 ini,  Paket TABIR (Tarsi-Biron) dengan nomor urut 3 ini disambut pekikan “TABIR” menang oleh para pendukungannya.

“Saya mengajak masyarakat Matim untuk “nai ca anggit, tuka ca leleng”, bersama-sama mendukung kemenangan Paket TABIR dalam Pilkada 27 Juni 2018 mendatang,”  ujar Ketua Tim Pemenangan Paket TABIR, Blasius Dasal.

Blasius yang juga  kelahiran Tenda Desa Compang Tenda Kecamatan Borong  mengatakan optimisme kemenangan Paket “TABIR” ini tidaklah berlebihan. Hal ini berdasarkan fakta selama kampanye berlangsung. “Paket “TABIR” diterima dimana-mana. Kampanye kami tidak pernah sepi,” katanya.

Sementara itu, fungsionaris PKPI, Joseph Leonardi Ahas berharap agar masyarakat pemilih Bealaing Kecamatan Poco Ranaka cerdas menggunakan hak pilihnya. Sebab, kesalahan dalam memilih akan menderita selama 5 tahun ke depan. Karena itu, dia berharap agar masyarakat rasional dalam memilih pemimpin.

“Jangan tergiur dengan politik uang. Jadilah pemilih yang pintar dalam menggunakan hak pilih. Konstitusi kita menegaskan bahwa Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan berdasarkan undang undang,” ulasnya.

Dia mengatakan Paket TABIR memberikan jaminan perubahan di Matim. Karena itu, masyarakat Matim tidak perlu ragu menjatuhkan pilihan pada Paket ‘TABIR’ ini.

Anggota DPDRD NTT, yang juga fungsionaris PKPI, Leo Ahas saat orasi di kampanye Paket TABIR, Rabu (21/3)

Leo Ahas lalu memberikan sejumlah alasan mengapa harus memilih Paket ‘TABIR’.

Pertama, politik yang benar adalah politik yang berbasis kinerja, bukan berbasis pada isu. Sebab isu tidak menjawab persoalan yang ada ditengah masyarakat. Terbukti banyak isu yang dimainkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.

“Sebagai contoh, Pak Yos Biron diisukan sudah tua dan orang tua tidak bisa buat apa-apa. Demikian juga dengan Pak Tarsi yang katanya masih terlalu muda, pasti belum bisa berbuat apa-apa. Jadi, kedua isu itu tidak terlalu penting untuk ditanggapi karena tidak terlalu substantive,” ulasnya.

Usia jelas Leo Ahas bukanlah hambatan dalam membangun. Yang terpenting, pemimpin memiliki komitmen mensejahterakan rakyat.

”Saat ini banyak anak muda yang merasa tua tetapi tidak bisa berbuat apa-apa dan banyak orang tua yang merasa muda karena semangat totalitasnya ingin membangun daerah ini berdasarkan tanggung jawab yang sangat tinggi,” urainya.

Kedua, politik yang benar adalah politik yang berbuat. “Pak Tarsi dan pak Yos sudah berbuat untuk daerah ini,” ujar Leo Aham yang juga Anggota DPRD NTT dari Fraksi PKPI ini.

Leo menilai Paket TABIR merupakan kombinasi dari 2 sosok pemimpin yang sama-sama berkarakter pekerja keras.

Tarsi saat ini menjabat sebagai Direktur Yayasan Ruphing Flores dan Mantan Anggota DPRD dari PKB Matim 2 Periode. Sedangkan  Yos Biron Aur adalah Mantan Camat dan birokrasi professional yang sudah sangat memahami birokrasi.

“Pak Tarsi dan Pak Yos ini jujur serta  berkomitmen antaraucapan  dan perbuatan. Keduanya juga sosok yang memahami kerjasama antara bupati dan wakil bupati,” pujinya.

Ditempat yang sama, fungsionaris Partai Hanura, Frumensius Anam mengatakan potensi kemenangan Paket ‘TABIR’ berdasarkan mapping data di lapangan.

Rujukannya berbasiskan jumlah data pemilih pada masing-masing wilayah di 9 Kecamatan berdasarkan suara basis pasangan calon dari masing-masing paket.

Mensi lalu membuka potensi auara Paket TABIR di Kecamatan Borong dan Rananese.

Kedua daerah ini  merupakan daerah domisili cabup Paket TABIR,  Tarsisius Syukur  dengan total suara wajib pilih mencapai : 44.900 DPS  (Daftar Pemilih Sementara -red).

Adapun Kecamatan Lambaleda merupakan daerah pemilihan dan daerah asal Yos Biron Aur dengan total suara sebanyak: 20.887 DPS berdasarkan hasil pleno dan berita acara Perbaikan/Pembetulan rekapitulasi hasil pemutakhiran pemilih Pilkada gubernur,wakil gubernur Bupati dan Wakil Bupati oleh KPU Matim tertanggal 16 Maret 2018.

Dengan demikian ujar Mensi Anam, berbasiskan data total wajib pilih pada dua Dapil tersebut diatas maka secara argumentatif Paket “TABIR’’ meraih kemenangan.

“Mari kita hitung matematika. Secara logika kalau total pemilih digabung antara Borong, Ranamese plus Lambaleda maka total suara sebesar 65.787 pemilih TABIR. Angka ini mengindikasikan Paket ‘TABIR’  bisa jadi pemenang Pilkada Matim kali ini,” ulas Mensi Anam yang juga anggota DPRD Matim 2 periode  ini.

Komentar