Uniknya Kue Kering ‘Aik Na’ dari Tepung Sorgum

497
Penulis: frans gulat
Editor: lita rafael
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula tengah melihat Kue Kering "Aik Na" yang diolah dari biji Sorgum
Share :

LEMBOR-Sorgum adalah salah satu jenis tanaman pangan sumber karbohidrat. Dulu orang hanya mengolah tepung sorgum sebagai olahan seperti nasi. Namun tidak demikian bagi petani sorgum di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Di daerah ini, sorgum diolah juga menjadi kue unik dengan cita rasa enak seperti kue kering. Caranya, menjemur biji sorgum kemudian dihaluskan hingga menjadi tepung. Proses selanjutnya sama seperti membuat kue kering dari bahan baku tepung terigu.

Nama kue kering ‘Aik Na’ sangat asing terdengar di telinga. Namun siapa sangka, Kue Kokis ‘Aik Na’ yang jika diterjemahkan secara harafiah ke Bahasa Indonesia ini artinya kue Apa Ya ini ternyata sangat familiar bagi para petani Sorgum Asosiasi Petani Lembor (APEL) Poco Koe Lembor.

Pengurus Bagian Pemberdayaan Perempuan di APEL, Maria Mensoni menjelaskan, kokis ‘Aik Na’ berbahan dasar Sorgum atau Mesak/Pesi terdiri dari berbagai ragam olahan. Yaitu Cicinggo, Cilok, Cucur, dan Kue Tart.

“Sorgum ini sangat gampang diolah menjadi beragam panganan. Selain karena sangat bergizi, kue Sorgum ini enak sekali,” urainya.

Menurutnya, ada 3 jenis tepung beras yaitu Tepung Beras Merah, Tepung Beras Type Kuali dan Tepung Type Kuali.

“Sorgum Type Kuali tidak bisa dicampur dg beras, beda dengan sorgum merah,” urainya.

Bahkan kata dia, kue sorgum ini menjadi nikmat jika diolah jadi kue basah dari Sorgum Type Kuali dan kue kering dengan Type Sorgum Merah.

Selain bisa dijadikan sebagai varian Kokis Aik Na, sorgum juga bisa diolah menjadi tepung beras.

Inilah penampakan kue kering “Aik Na’ hasil olahan petani Sorgum di Lembor

Kadis PerindagKopkem Mabar Dominikus Yakel mengaku siap membantu mempromosikan kue ‘Aik Na’ ini.  Dalam waktu dekat, dia akan menjalin komunikasi dengan pengelola Bandara Udara Komodo untuk membuka outlet khusus untuk Kue Sorgum ‘Kokis Aik Na’. Ya selaku instansi terkait perdagangan, Sorgum ini sangat cocok sebagai makanan khas lokal Manggarai Barat. PerindagKopkem siap mendukung mempromosikan Kokis Aik Na,” ujarnya.

Senada dengan Yakel, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Anggalus Gapul mengatakan kue kering ‘Aik Na’ ini layak untuk dipromosikan bahkan disuport sebagai makanan khas Manggarai Barat. “Ini kue yang unik dan layak dijual ke masyarakat,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Fidelis Kerong menegaskan Sorgum dan juga variannya berupa Kokis Aik Na sudah menjadi tanggung jawab dinasnya.

“Sesuai nama instansi saya yaitu Ketahanan Pangan, Sorgum akan kami suport ke depannya. Semoga Sorgum akan menjawab pertanyaan publik selama ini, apa makanan khas Manggarai Barat. Ini benar-benar luar biasa,” pungkasnya.

 

Komentar