Bupati Mabar: Program Pembangunan Harus Dirancang Terintegrasi, Tidak Parsial

44
Penulis: frans gulat
Editor: lita rafael
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula
Share :

LABUAN BAJO- Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch. Dula mengatakan melejitnya pertumbuhan sektor pariwisata di Mabar saat ini harus bisa menarik sektor-sektor lainnya agar berdaya saing dan memberikan kontribusi yang berarti bagi kesejahteraan masyarakat di bumi Komodo ini. Untuk itu, dibutuhkan dukungan birokrasi pemerintah, DPRD, swasta, dan peran aktif elemen masyarakat untuk memperkuat dan meningkatkan produktivitas, mutu dan daya kreasi di tengah masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Gusti, dalam sambutan saat membuka Musrenbang Tingkat Kabupaten Manggarai Barat, di Aula Utama Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa (27/03).

Hadir dalam Musrembang ini, Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D., Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi dan Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu, Dandim 1612 Manggarai, Letkol CZI Hartanto Dwi Priono, Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Rofinus Mbon, SH., M.Si., para Asisten Setda Kabupaten Manggarai Barat, para pimpinan OPD, para Camat, para Sekdis dan Sekretaris Badan, para kepala  Bidang, Tokoh Agama dan  Tokoh Masyarakat.

Adapun Tema Musrenbang 2018 adalah “Pengembangan Daya Saing Kabupaten Didukung Kemandirian Dan Peran Aktif Masyarakat”.

“Saya kira, dari tema  di atas, maka sangat penting bagi kita untuk fokus, terarah dan terukur dalam merancang dan melaksanakan program serta kegiatan pembangunan. Program dan kegiatan pembangunan haruslah bisa dirancang terintegrasi, tidak parsial, tidak ego sektoral, tidak juga ego wilayah. Dengan demikian, program dan kegiatan pembangunan yang akan kita laksanakan memiliki benang merah dengan visi besar Kabupaten Manggarai Barat,” tandasanya.

Bupati dua periode ini mengingatkan, pekerjaan ke depan tidaklah mudah. Apalagi tantangan yang dihadapi semakin berat dan kompleks.

Kendati demikian, Bupati Gusti optimis bisa melewati tantangan tersebut. Hal ini mengacu pada capaian kinerja pembangunan di tahun-tahun sebelumnya yang menunjukkan adanya tren positif.

Walaupun di sana sini masih belum maksimal sesuai target yang direncanakan. “Saya ingatkan kepada kita semua yang hadir ditempat ini, tantangan kita ke depan semakin berat dan kompleks. Karena capaian kinerja kita sebelumnya sangat positif,” imbuhnya.

Selanjutnya Bupati memaparkan gambaran umum hasil kinerja pembangunan Kabupaten Manggarai Barat hingga tahun 2017. “Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kita sekalian untuk melihat kembali gambaran umum hasil kinerja pembangunan Kabupaten Manggarai Barat hingga tahun 2017 untuk selanjutnya dijadikan input /data dasar untuk menentukan langkah yang tepat di tahun 2019 mendatang,” ajaknya.

Sementara itu pada tempat yang sama Ketua DPRD Manggarai Barat, Blasius Jeramun, SH., menjelaskan Musrenbang merupakan forum yang strategis untuk mewujudkan sinergitas perencanaan pembangunan antara Kabupaten dan Kecamatan guna mewujudkan capaian target dan sasaran pembangunan sebagaimana telah digariskan dalam RPJMD.

Selain itu katanya, Forum ini juga sekaligus sebagai media konsultasi publik terhadap konsep perencanaan pembangunan yang telah disusun pemerintah oleh para pemangku kepentingan di Kabupaten Manggarai Barat.

“Dan yang terpenting adalah Musrenbang juga bertujuan menyelaraskan visi dan misi pembangunan dari pemerintah pusat, Provinsi, Kabupaten sampai pemerintah Desa untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih baik. Hasil MUSRENBANG ini akan menjadi pedoman dan acuan bagi pemerintah guna penyusunan RKPD Kabupaten Manggarai Barat tahun rencana 2019,” tandasnya.

 

Komentar