Hendardi: Secara Substansi Puisi Sukmawati Tak Bermuatan SARA

40
Penulis: Galuh Puspitasari
Editor: Agus Eko
Ketua Setara Institute, Hendardi
Share :

JAKARTA-Ketua SETARA Institute, Hendardi menilai secara substansi puisi Sukmawati Soekarno mengandung unsure  yang benar-benar bermasalah dari sisi suku, agama dan ras (SARA). Puisi Sukmawati yang sangat verbalis itu merupakan ekspresi seni yang memiliki derajat kebenaran faktual memadai, karena justifikasi faktualnya sebenarnya memang ada.

“Kalau secara jernih melihatnya, sebenarnya tidak ada substansi yang benar-benar bermasalah dari sisi SARA,” ujarnya di Jakarta, Rabu (4/4)

Namun dalam situasi sosial yang terbelah, isu semacam ini menjadi pemantik yang efektif untuk kembali membelah masyarakat. Apalagi di tengah kontestasi politik Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019. Politisasi dipastikan akan menguat.

Karena itu, agar tidak menguras energi publik dalam kontroversi ini, klarifikasi yang dilakukan keluarga Soekarno (3/4) diharapkan bisa meredakan situasi, jika diperlukan Sukmawati juga bisa memberikan penjelasan.

Sementara, atas pengaduan yang sudah disampaikan, secara prosedural biarkan polisi bekerja memproses laporan yang sudah masuk tanpa perlu tekanan yang sarat motif politiknya.

“Pelaporan Sukmawati juga mempertegas momentum bahwa kita harus segera mereformasi hukum penodaan agama dalam sistem hukum Indonesia. Sehingga ada batasan jelas ihwal penodaan agama yang selama ini sering mengkriminalisasi kebebasan ekspresi warga,” tuturnya.

Komentar