Bupati Mabar: Mempermainkan Komodo Aksi ‘Orang Gila’

115
Penulis: frans gulat
Editor: lita rafael
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula
Share :

LABUAN BAJO-Sebuah video berdurasi 1 menit 43 detik yang tengah memperlihatkan segerombolan wisatawan tengah mempermainkan satwa kebanggan masyarakat Manggarai Barat (Mabar), yang juga ikon pariwisana nasional yakni satwa Komodo menjadi viral di social media.

Ulah wisawatan ini membuat Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula marah besar.

Bupati Gusti pun menyebut aksi over acting ini hanya bisa dilakukan oleh ‘orang gila’.

“Perlakuan over acting mengarah ke “orang gila” harus di hentikan,” tegas Bupati Gusti, Minggu (8/4).

Menurut Bupati, aksi wisatawan ini sangat berbahaya bagi kelestarian Komodo sebagai binatang langka warisan purbakala. “Action ini sangat mengancam keberadaan Komodo di Taman Nasional Komodo. Wisatawan yang mempermainkan Komodo tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.

Baca juga http://www.padarnews.com/2018/04/09/viral-vidio-wisatawan-mempermainkan-komodo/

Bupati Mabar ini mengatakan aksi mempermainkan Komodo ini tidak bisa dibenarkan. Ini sebuah aksi konyol yang merusak pariwisata di Mabar ini.

“Komodo sebagi aset dan Ikon dunia telah menjadi  tontonan para pemandu wisata secara pribadi untuk kepentingan pribadi. Mari dijaga ekosistem hewan purba ini,” pintanya.

Untuk itu, Bupati Gusti memanggil Kepala BTNK dan Syahbandar guna meminta pertanggunganjawaban atas perilaku para tour guide dan owner kapal wisatawan.

“Para pemandu wisata yang memiliki kapal wisata jangan berlagak pura pura tidak tau akan arti pentingnya Komodo sebagi hewan langka bahkan telah menjadi satu dari 7 keajaiban dunia,” ujarnya.

“Komodo barang mahal tidak boleh diperlakukan seperti itu, diajak berenang capai-capai hanya mau kejar umpan sepotong daging. Ini sadis sekali,” imbuhnya.

Karena itu, orang nomor satu di Mabar ini menegaskan untuk menghentikan segala aktifitas yang membahayakan satwa Komodo ini. ”Bahaya lebih lanjut,  Komodo gampang diambil/di tangkap/ di curi oleh orang luar,” tuturnya.

Kepada Kepala BTNK, Bupati Gusti meminta agar selalu memperhatikan keselamatan hewan purba ini.
“Dan kepada Syahbandar peringatkan tiap kapal wisata untuk tidak mempermainkan Komodo dengan cara-cara seperti itu. Aksi mempermainkan Komodo sepert ini tidak boleh terjadi lagi. Bila kedapatan Kapalnya jangan lagi diberi izin berlayar dan di laporkan ke Pengegak Hukum dan pak Kapolres siap bertindak apalagi sudah komitmen secara total menjaga TNK,” pungkasnya.

Komentar