‘Bangkai’ Mobil Ekspedisi Ganggu Jalur Transportasi Ruteng-Labuan Bajo

oleh -61 views
Mobil ekspedisi yang dibiarkan meranggas dan mengganggu kenyaman arus transportasi sejak Bulan November 2017 di Tanjakan Lendo, Kec Lembor.
Share :

LEMBOR-Bangkai mobil ekspedisi berplat BH 8564 HU sekian lama dibiarkan tergeletak tanpa tuan di ruas jalan Trans Flores tepatnya di tanjakan Lendo Lembor. Mobil yang ditinggalkan pemiliknya ini sangat mengganggu kenyamanan arus transportasi warga, baik pengguna kendaraan bermotor pun para siswa pejalan kaki.

“Saya takut ini akan menyebabkan terjadi kecelakaan lalu lintas. Apalagi letaknya di tanjakan atau turunan berbahaya sekali anak – anak sekolah dari Kampung Lendo yang jalan kaki ke sekolah bisa saja jadi korban karena jalanan jadi sempit dan tidak nyaman dilintasi. Sesama kendaraan pun bisa saja ada tabrakan nanti “, ungkap Thobias Hadun warga Lendo yang dijumpai selepas menjemput anaknya pulang sekolah dari Wol-Datak.

Hal senada disampaikan Kaidi penjual bakso yang mangkal di pinggir jalan dekat area mobil ekspedisi ini.

“Saya kadang nyaris celaka setiap hari di sini. Saking sudah lama dibiarkan, saya kadang lupa kalau ada bangkai mobil ini,” ungkapnya.

Kaidi asal Jember Jawa Timur ini menuturkan pernah terjadi kecelakaan sepeda motor yang jatuh karena pengemudinya kaget adanya mobil ini.

“Motor dari arah Ruteng menuju Labuan Bajo jatuh karena terpaksa ngerem mendadak. Pas mau nyalip eh dari arah Labuan Bajo ternyata ada mobil. Mereka akhirnya jatuh. Kasihan mas gara – gara ekspedisi ini orang bisa mati atau luka-luka nanti,” tuturnya.

Mobil pengangkut barang antar provinsi ini diperkirakan mengalami kecelakaan pada Bulan November 2017 selepas menurunkan alat mesin penarik kabel SUTET di Daleng, Lembor. Saat kembali ke Labuan Bajo menuju Jawa mobil ini lepas kendali tepat di tikungan menurun Lendo yang tajam dan curam hingga akhirnya terjun bebas dan menghantam pohon Lamtoro yang menyelamatkan mobil ini terjun terus ke dasar jurang Wae Nengke.

Namun sangat disayangkan hingga saat ini tidak ada satu pun pihak yang merasa bertanggung jawab untuk mengeluarkan mobil ini dari badan jalan.

Kelalaian pemilik kendaraan ini bisa saja menyebabkan jatuhnya korban jiwa pun luka jika tidak segera dimintai tanggung jawab untuk mengeluarkannya dari badan jalan yang menanjak tajam dan sempit di Lendo Kecamatan Lembor ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *