Minat Kopi Arabika Manggarai Flores Sangat Tinggi

85
Penulis: frans gulat/ant
Editor: lita rafael
Share :

KUPANG-Kepala Dinas Pertanian Nusa Tenggara Timur Yohanis Tay Ruba mengatakan, minat masyarakat terhadap kopi Arabika Flores Manggarai (AFM) dalam Intelectual Property Expo 2018 sangat tinggi.

“Respon pengunjung atas kopi Arabika Flores Manggarai sangat tinggi, dan ada yang langsung kontak bisnis dengan pelaku usaha dan pemilik kafe di Jakarta,” kata Yohanis kepada Antara di Kupang, Jumat (27/4) melalui pesan WhatsApp, terkait respon masyarakat terhadap kopi AFM di Intelectual Property Expo 2018.

Dia mengatakan, Pemerintah NTT berterima kasih kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM yang telah memberikan sertifikat indikasi geografis kopi Arabika Flores Manggarai (AFM), sekaligus diikutsertakan dalam Intelectual Property Expo 2018, yang saat ini berlangsung di Taman Monas Jakarta.

Dia juga menyampaikan terimakasih atas kerja keras kelompok tani AFM serta NGO yang membantu memberikan pendampingan kepada kelompok tani, sehingga produksi kopi Arabika Flores Manggarai berhasil memasuki pasar internasional.

Menurutnya, kopi Arabika Flores Manggarai (AFM) sebenarnya sama dengan kopi Arabika Flores Bajawa (AFB). Salah satu jenis kopi dari Flores ini memiliki ciri khas masing-masing yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh siapa saja.

Kopi yang berasal dari daerah Kabupaten Manggarai, Flores ini ditanam pada area yang sama dengan ketinggian yang sama pula dengan penanaman kopi di Kabupaten Ngada yang merupakan asal-muasal dari Kopi Bajawa.

Tidak hanya itu saja, kopi yang terkenal dengan aromanya yang kuat ini sudah tersebar di seluruh daerah Flores yang hampir semua penduduknya memang bermata pencaharian dari hasil kebun kopi mereka.

Kebun kopi untuk jenis Arabika dari Manggarai ini memiliki persebaran yang lebih besar dibandingkan dengan di Kabupaten Bajawa. Hanya saja, dia tidak ingat persis tingkat produksi kopi Arabika Flores Manggarai saat ini.

Komentar