Pemda Mabar Dapat Bantuan Satu Unit Mesin Pencacah Plastik Dari Kementerian PUPR

24
Penulis: frans gulat/tribunnews
Editor: lita rafael
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dulla menerima secara simbolih mesin pencacah plastik dari Kementerian PUPR di Labuan Bajo, Jumat (27/4).
Share :

LABUAN BAJO-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) PUPR menyerahkan bantuan satu unit mesin pencacah plastik ke Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Proviinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mesin hasil karya mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut digunakan untuk mengolah sampah plastik berjenis kantong kresek menjadi bahan campuran aspal untuk pembangunan ruas jalan.

Penggunaan aspal campuran limbah plastik sudah diuji coba pada beberapa ruas jalan nasional di Jakarta, Makassar, Bekasi, Denpasar, dan jalan tol Tangerang-Merak.

“Balitbang coba memproses, mencacah plastik dicampurkan ke aspal. Sudah diuji coba hasilnya stabilitas (aspal) lebih tinggi, lebih kokoh dan tidak beracun,” kata Kepala Balitbang PUPR, Danis H. Sumadilaga di Kantor Satker PJN, Labuan Bajo, seperti dilansir tribunnews.com Jumat (27/4).

Penyerahan mesin pencecah sampah plastik itu dilakukan oleh Kalitbang PUPR kepada Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula. Turut hadir Deputi Bidang SDM Kemenko Maritim Safri Burhanudin, Duta Besar Belgia untuk RI Patrick Herman, dan Kapolres Mabar AKBP Julisa Kusumawardono.

Danis menjelaskan kegunaan utama dari mesin yang didistribusi PT Barata Indonesia itu adalah untuk mengurangi limbah plastik yang mendominasi sampah di laut Indonesia. Selain itu, cacahan plastik akan dijual sehingga menimbulkan nilai ekonomi.

Komentar