Polres Mabar Diminta Telusuri Sepak Terjang Ormas Radikal Khilafatul Muslimin di Marombok

1419
Penulis: John Poll
Editor: lita rafael
Ilustrasi
Share :

LABUAN BAJO-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Zakar Abdul Jangku mendesak Kepolisian Resort (Polres) untuk melakukan amputasi atau membubarkan dan menghentikan mata rantai penyebaran bila mengetahui adanya kelompok atau ormas radikal berada di daerah ini.

Pasalnya semua warga di daerah ini hanya mempunyai keinginan yang satu untuk hidup damai dan aman.

“Kalau polisi memilki data adanya ormas radikal yang menyebarkan ajaran sesat jauh dari agama manapun maka sebaiknya amputasi saja,”tegas Zakar Jangku saat diskusi forkompinda bersama korpri dan stakeholder yang berlangsung di Kantor Bupati, Kamis (17/5).

Hadir dalam diskusi itu Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula didampingi Kapolres, AKBP Julia Kusumowardono dan Kajari Labuan Bajo, Yulius Sigit Kristanto.

Menurut Zakaria Jangku, adat dan budaya Manggarai Barat ini masih sangat kental sehingga ketika melihat saudara-saudaranya yang mungkin memiliki paham atau ajaran yang berbeda masih harus melakukan pendekatan dan proses panjang.

Namun ketika polisi memiliki data dan informasi yang kuat tentang adanya kelompok atau ormas radikal di Manggarai Barat maka sebaiknya diamputasi saja.

“Pa’Kapolres harus berani untuk amputasi melakukan tindakan demi memberikan rasa aman dan damai bagi masyarakat di daerah ini,”ujarnya.

Komentar