Event Asian Games Dongkrak Okupansi Hotel di Jakarta Hingga 75%

15
Penulis: Galuh Puspitawati
Editor: Agus Eko
Share :

JAKARTA-Event Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang; paket wisata Jakarta Weekend Hot Deals (JakDeals) selama satu tahun ini, dan Jakarta Ramadhan Hot Deals (JHSR) yang berlangsung selama bulan Ramadhan 2018 akan mendongkrak tingkat hunian kamar (occupancy) hotel berbintang di Jakarta hingga mencapai 75% pada tahun ini.

“Bila tahun 2017 tingkat hunian kamar (occupancy) hotel berbintang di Jakarta rata-rata 63,26% atau naik sekitar 5% dibandingkan 2016 sebesar 58,29%, tahun ini kami proyeksi akan mencapai 75%. Kenaikan ini sangat signifikan dan juga akan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) atau inbound di Jakarta,” kata Ketua Tim Pelaksana Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018 Hariyadi BS Sukamdani didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata yang juga sebagai PIC ViWI 2018 Anang Sutono usai me-launching Jakarta Ramadhan Hot Deals ViWI 2018 di Grand Sahid Hotel Jakarta, Jumat sore (18/5).

Hariyadi menjelaskan, tahun 2017 jumlah kedatangan wisman ke Jakarta (inbound) baik melalui Bandara Soekarno-Hatta dan pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 2,65 juta atau naik 5,81% dibandingkan tahun 2016 sebanyak 2,51 juta wisman.

Kondisi ini, harus menjadi perhatian bersama untuk menaikkan kunjungan wisman, paling tidak mengimbangi Bali yang tahun lalu mencapai 5,7 juta wisman.

“Sebagai ibukota negara, Great Jakarta yang berdekatan dengan destinasi Banten dan Jawa Barat layak dikunjungi 5 juta wisman per tahun,” kata Haryadi.

Paket Jakarta Ramadhan Hot Deals (JHSR)

Dijelaskan Haryadi, paket Jakarta Ramadhan Hot Deals (JHSR) bagian dari JakDeals (Jakarta Weekend Hot Deals) ViWI 2018 yang telah diluncurkan pada dua pekan lalu dan diproyeksikan sebanyak 2,5 juta wisman atau sekitar 15% dari target nasional akan diperoleh melalui program tersebut.

“Paket JHSR ini bagian dari program JakDeals yang khusus dijual dalam bulan Ramadhan 2018 (1439 H) karena dibulan ini trend pariwisata Jakarta sedang memasuki low seasons ditandai dengan turunnya kedatangan wisman khususnya dari negara ASEAN serta turunnya tingkat hunian kamar hotel berbintang,” jelas Haryadi.

Komentar