Sanksi Bagi ASN Mabar Yang Bolos: Tunda Bayar Gaji Hingga Pungut Sampah Kota

984
Penulis: frans gulat
Editor: lita rafael
Bupati Kabupaten Mabar, Drs. Agustinus Ch. Dula
Share :

LABUAN BAJO-Bupati Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch Dula mengingatkan agar tidak ada pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Mabar yang bolos di hari pertama kerja setelah libur Lebaran.

Bagi PNS yang bolos kerja akan diberi sanksi tegas, mulai dari penundaan bayar gaji hingga dua minggu, tanam pohon hingga memunggut sampah dalam kota Labuan Bajo.

“Pada Kamis (21/6), jam 07.00 WIT akan dilaksanakan apel kekuatan SKPD Mabar sebagai awal kegiatan berkantor sejak libur Idul Fitri tanggal 9 Juni sampai dengan tanggal 20 Juni. Apel kekuatan SKPD ini digelar untuk mengetahui kepedulian ASN bekerja sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ujar Bupati Gusti di Labuan Bajo, Senin (18/6).

Karena itu, Bupati Mabar ini meminta ASN untuk masuk kerja. Sebab, libur Idul Fitri yang diberikan mulai tanggal 9 Juni sampai dengan tanggal 20 Juni sudah cukup panjang.

“Harus masuk kerja. Libur 10 hari sudah cukup. Tunjukkan kembali produktivitas kerja yang tinggi. Disiplin terus dijaga,” ucap Bupati Gusti.

Lebih lanjut, Bupati Mabar ini kembali mengingatkan para pegawai di Pemkab Mabar menunjukkan disiplin sebagai aparatur negara.

“Jangan sampai ada yang merasa keenakan dengan libur panjang lalu lupa dengan tugas utama sebagai pelayan publik. Bukan tidak mungkin ada juga yang apatis dan merasa hal yang wajar bila belum juga masuk kerja,” tuturnya.

Menurutnya, jika ada ASN yang bolos hari pertama kerja tanpa pemberitahuan sudah keterlaluan. Sikap ini ceminan arogansi oknum ASN.

“Saya kira, mereka yang bolos itu bentuk sikap arogansi ASN yang tidak memiliki kepedulian terhadap kehadirannya sebagi abdi negara dan abdi masyarakat,” tegasnya.

Komentar