Bupati Gusti: Pembangunan Wisata Mabar Tanggung Jawab Bersama

61
Penulis: frans gulat
Editor: lita rafael
Bupati Mabar Drs. Agustinus Ch. Dula bersama Kapolres AKBP Julisa Kusumawardana, SiK, MSi dalam Acara Dialog dan Tatap Muka Kapolres dan Pelaku Pariwisata di Aula Gedung Kemala Labuan Bajo, Selasa (26/6).
Share :

LABUAN BAJO-Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan daerah yang dianugerahi potensi wisata yang luar biasa. Mulai dari wisata yang telah disediakan alam sampai dengan wisata budaya yang telah diwariskan oleh leluhur sebelumnya. Oleh karena itu menjadi kewajiban bersama untuk menjaga dan melestarikan potensi tersebut agar bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan kepariwisataan memerlukan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan di bidang pariwisata. Masyarakat adalah salah satu unsur penting pemangku kepentingan bersama-sama dengan pemerintah dan kalangan usaha atau swasta bersinergi melaksanakan dan mendukung pembangunan kepariwisataan di Mabar,” ujar Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula di sela-sela kegiatan bertajuk Sinergitas Polri dengan Pelaku Pariwisata Guna Mewujudkan Kabupaten Manggarai Barat Sebagai Destinasi Pariwisata Prioritas yang Aman dan Damai, di Aula Gedung Kemala Polres Manggarai Barat, Selasa (26/06).

Hadir dalam kegiatan ini Kapolres Mabar, AKBP Julisa Kusuma Wardana, SiK, MSi, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Martinus Ban, ST, para pimpinan OPD terkait, serta para pelaku usaha di Kabupaten Manggarai Barat.

Menurut Bupati, pengembangan pariwisata harus memperhatikan posisi, potensi dan peran masyarakat baik sebagai subjek atau pelaku maupun penerima manfaat pengembangan karena dukungan masyarakat juga dapat menentukan keberhasilan jangka panjang kepariwisataan Mabar ini.

“Dukungan masyarakat dapat diperoleh melalui penanaman kesadaran masyarakat tentang arti penting pengembangan kepariwisataan. Masyarakat yang sadar wisata akan memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai penting yang terkandung dalam sapta pesona,” katanya.

Bupati Gusti mengaku, upaya mewujudkan pembangunan kepariwisataan Mabar yang aman dan damai adalah kerja keras semua pihak. Bukan saja oleh Pemerintah Daerah, tetapi juga oleh stakeholders lainnya termasuk pihak keamanan dan terutama para pelaku wisata itu sendiri.

“Tentu kita semua masing- masing memiliki kepentingan pada kemajuan pariwisata Manggarai Barat,” ujarnya.

Komentar