Asis Deornay: Sudah Saatnya Labuan Bajo Punya Polisi Pariwisata

64
Penulis: frans gulat
Editor: lita rafael
Pemerhati Penegakan Hukum Pariwisata di Manggarai Barat (Mabar), Plasidus Asis Deornay
Share :

LABUAN BAJO-Praktisi hukum Plasidus Asis Deornay mengatakan keberadaan Polisi Pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT sangat dibutuhkan untuk meminimalisir potensi kejahatan yang terjadi di bumi Komodo ini.

Selain mendukung perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mabar, kehadiran Polisi Pariwisata ini dapat mewujudkan rasa aman bagi wisatawan baik wisatawan domestik, mancanegara maupun masyarakat sekitar tujuan pariwisata.

“Sebagai pemerhati hukum dan pariwisata Mabar, saya menyambut baik rencana ini. Ide ini sangat bernas, patut kita dukung sebagai bentuk partisipasi dan keberpihakan kita dalam menciptakan rasa aman, disamping tujuan utama yakni untuk kemajuan pariwisata di Mabar. Apalagi Komodo telah dikenal dunia,” ujar Asis di Labuan Bajo, Minggu (1/7).

Sebelumnya, Kapolres Mabar, AKBP Julisa Kusuma Wardana, SiK, MSi akan membentuk polisi pariwisata untuk mengawasi wisatawan lokal atau mancanegara berkunjung ke Labuan Bajo, Kabupaten Mabar. Saat ini, Mapolres Mabar tengah menyusun dokumen usulan ke Kapolri untuk pengadaan Polisi Pariwisata ini.

“Itu sangat urgent karena Mabar adalah Daerah Wisata. Jadi mutlak perlu Polisi Pariwisata,” ujar Kapolres AKBP, Julisa, Jumat (29/6)

Menurut Asis, kehadiran Polisi Pariwisata sangat penting di Labuan Bajo. Apalagi, akhir-akhir ini, dunia pariwisata di Mabar digoncang kasus pemerkosaan terhadap dua turis asing.

“Kasus pemerkosaan turis ini tak bermoral dan memalukan. Dan ini tentu memiliki dampak buruk bagi image pariwisata di Labuan Bajo,” terangnya

Asis mengaku pariwisata di Mabar sesungguhnya tidak hanya Komodo, pulau-pulau yang indah atau lautnya, tetapi wisata daratpun sangat potensial sekali. Namun rasa aman bagi tamu mancanegara ini belum sepenuhnya terjamin.

“Karena itulah, mengapa saya menyambut baik dan mendukung penuh niat dan rencana Polisi Pariwisata ini,” jelasnya.

Ditempat lain seperti di Bali ujar Asis, Polisi Pariwisata sudah ada. “Saya kira untuk wisata Komodo ide ini segera terealisasi. Jangan sampai terkesan kita lambat,” tuturnya.

Asis mengaku, tidak ada alasan bagi Kapolda bahkan Kapolri untuk tidak menyetujui usulan ini. Sebab, dunia pariwisata Mabar ini membutuhkan jaminan keamanan yang memadai. Hal ini sangat penting mengingat arus kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo terus meningkat.

“Sebagai bentuk dukungan segenap Advokat Manggarai Raya bahkan NTT akan membuat surat dukungan yang nantinya akan disampaikan kepada Kapolri,” pungkasnya.

Komentar