SPBU Modular Akan Dibangun di Dermaga Pink, Labuan Bajo

oleh -46 views
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula saat konprensi pers menyambut 17 Agustus
Share :

LABUAN BAJO-PT Pertamina (Persero) akan membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Modular di area Dermaga Pink, Kampung Tengah Kelurahan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Selain mengatasi kelanggakan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap terjadi di Labuan Bajo, pembangunan SPBU tersebut merupakan bagian program pemerintah pusat dalam rangka menyambut kunjungan peserta Annual Meetings of the International Monetary Fund (IMF) and World Bank (WB) 2018 di Bali.

“Saya kira, bicara BBM sama halnya kita bicara hidup dan matinya Pariwisata Manggarai Barat. Jika terjadi kelangkaan BBM di Labuan Bajo maka itu merupakan petaka besar bagi sektor pariwisata kita,” ujar Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula diela-sela press conference Menyongsong HUT RI ke-73 beberapa waktu lalu.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua DPRD Blasius Jeramu, Wabup drh. Maria Geong, Kejari Julius Sigit Kristanto, Wakapolres Kompol Alberd Yonathan Ndun, SH serta dihadiri oleh puluhan pimpinan SKPD Lingkup Pemda Mabar.

Bupati Gusti menjelaskan, berbagai fasilitas penunjang dalam rangka menyambut kunjungan peserta Annual Meetings IMF-WB 2018 di Bali sedang dibangun mulai dari Jalan, Drainase, Trotoar, Tempat Kuliner, Dermaga Marina Bertaraf Internasional, Hotel dan Restoran, Rumah Sakit, PLTG Rangko sampai Perluasan Tempat Parkir Pesawat di Bandara Komodo.

Hal lain yang menjadi usulan Pemerintah daerah adalah kebutuhan energi daerah tujuan Pariwisata khususnya BBM.

“Di dermaga Pink akan dibangun SPBU Modular untuk kapal – kapal isi BBM. Sedang proses perijinannya,” ujarnya.

Bupati Gusti Dula yang memimpin Kabupaten Manggarai Barat ini mengaku sudah bersurat kepada General Manager Pertamina di Pusat. Diharapkan, Pertamina segera memberikan tanggapan serius terhadap rencana membangun SPBU Modular ini.

“Saya sudah bersurat ke GM Pertamina. Tinggal informasi dari mereka apa yang dibutuhkan dari Daerah ini. Apa pun pasti kita siapkan,” tuturnya.

Bupati Gusti melanjutkan pembangunan SPBU Modular di Labuan Bajo sangat penting. Sehingga pemenuhan kebutuhan BBM untuk kebutuhan Kapal Wisata untuk persiapan kunjungan peserta annual Meeting IMF bisa terpenuhi dan tidak tergantung dengan Depo Reo. Karena apabila mengharapkan Depo Reo kebutuhan BBM untuk Kapal Wisata tidak bisa terpenuhi, dan bisa terjadi kelangkaan BBM.

“Bila perlu Depot Reo pindah ke Labuan Bajo. Terlalu jauh jarak transportasi ke Labuan Bajo apalagi kalau ada longsor di ruas Reo – Ruteng, pasti akan tambah parah pemandangan ini,” tuturnya.

Sebagai Daerah Destinasi Wisata Favorit Nasional bahkan Internasional situasi kelangkaan BBM tidak boleh terjadi lagi.

“Makanya sambil menanti tanggapan serius Pertamina saya perintahkan Satpol PP untuk rutin patroli ke setiap SPBU,” tegasnya.

“Sidak terus itu jerigen – jerigen di SPBU. Termasuk tertibkan SPBU mana yang jatah untuk BBM Industri, mana yang hanya untuk BBM Subsidi. Harus bunyi terus sirene mobil patroli kalian biar orang tahu bahwa ada petugas yang selalu awasi. Jangan hilang muncul,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *