Pemerintah Perlu Bangun Infrastrukur Menuju Lokasi Wisata

41
Penulis: Frans Gulat/ant
Editor: agus eko
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Abed Frans
Share :

KUPANG-Pemerintah perlu memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menuju lokasi-lokasi wisata yang menjadi unggulan di suatu daerah.

“Paling utama adalah akses jalan, untuk memudahkan transportasi bagi wisatawan yang akan berkunjung ke obyek-obyek wisata, selain air bersih dan penerangan,” kata Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata (Asita) Nusa Tenggara Timur (NTT) Abed Frans kepada Antara di Kupang, Rabu (22/8).

Menurutnya, tidak semua wisatawan membutuhkan akses komunikasi karena tidak ingin diganggu saat liburan.Namun, apa pun alasannya, pemerintah wajib menyiapkan dan mengadakannya, karena hal itu telah menjadi kebutuhan utama

Dia mengatakan sarana dan prasarana pendukung pariwisata seperti jalan, air bersih, komunikasi dan penerangan adalah hal penting yang harus disiapkan pemerintah untuk mendukung kemajuan pariwisata pada suatu wilayah.

Dia melanjutkan, para pengusaha yang ingin melakukan investasi dengan membangun hotel maupun restoran yang baik di suatu daerah tidak boleh dibebankan dengan hal-hal yang memang menjadi kewajiban pemerintah.

“Semua harus bersinergi, jika kita ingin pariwisata di NTT ini bisa berkembang ke arah yang lebih baik,” katanya dan menambahkan tanpa infrastruktur yang memadai, pariwisata NTT tidak bisa berkembang.

Karena itu, pemerintah mulai dari pusat hingga daerah harus bersinergi untuk membenahi infrasktur, agar para wisatawan dapat dengan mudah mendapat akses ke lokasi-lokasi wisata di provinsi berbasis kepulauan itu.

“Kalau jalan jelek dan orang harus berjam-jam di dalam menuju suatu lokasi wisata, maka setelah kembali dari lokasi, dia tak ingin kembali lagi,” demikian Abed Frans

Komentar