Akhir Oktober, Citilink Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Labuan Bajo

67
Penulis: galuh puspitasari
Editor: agus eko
Pesawat Citilink
Share :

JAKARTA-Gerbang udara destinasi Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), semakin terbuka lebar. Setelah sebelumnya, maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Batik Air, kini giliran Citilink Indonesia menghubungkan poros Jakarta-Labuan Bajo. Aktivasi direct flight baru ini akan dilakukan akhir Oktober ini.

Ada banyak pilihan untuk terbang menuju Labuan Bajo. Kemudahan aksesibilitas ini diberikan Citilink. Maskapai berbiaya hemat ini siap menerbangi rute Jakarta-Labuan Bajo pada Senin (29/10). Koneksinya Bandara Soekarno Hatta (Jakarta) dengan Bandara Komodo (Labuan Bajo).

VP Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman mengatakan, rute baru sebagai support sektor pariwisata.

“Kami tahu, Labuan Bajo ini destinasi pariwisata kelas dunia. Pembukaan rute baru ke Labuan Bajo ini sebagai bentuk dukungan Citilink dalam pengembangan parwisata nasional. Kami berharap, kehadiran Citilink ini semakin memudahkan mobilitas wisatawan ke Labuan Bajo,” ungkap Ranty, Sabtu (6/10).

Menghubungkan Jakarta-Labuan Bajo, direct flight perdana Citilink dilakukan Senin (29/10) pukul 12.00 WIB. Pesawat Citilink pertama ini diperkirakan mendarat di Bandara Komodo pukul 15.20 WITA. Lalu, flight Labuan Bajo-Jakarta dilakukan pukul 15.50 WITA dan tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar jam 17.05 WIB.

“Menariknya lagi, penerbangan ini bisa dinikmati wisatawan setiap harinya,” jelasnya.

Semakin memanjakan penumpang setianya, layanan prima pun dijanjikan oleh Citilink. Memberikan kenyamanan, Citilink akan menggunakan pesawat terbaru Airbus A320. Pesawat ini memiliki kapasitas daya angkut 180 penumpang.

“Belum lagi, Citilink ini terkenal dengan keramahannya,” imbuhnya.

Ranty menambahkan, Citilink ingin memberikan kesan terbaik bagi pelanggannya. Status Labuan Bajo memang dinaikan menjadi destinasi super prioritas. Total ada 4 destinasi dengan label super ini.

Selain Labuan Bajo, ada juga Danau Toba, Candi Borobudur, dan Mandalika. Ranty pun menerangkan, arus kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo mengalami pertumbuhan positif.

Kondisi ini tentu sangat menguntungkan, artinya ada value tinggi yang bisa dioptimalkan dari destinasi ini.

“Labuan Bajo ini sangat fenomenal. Kawasan Labuan Bajo akan terus berkembang. Dan, opsi Citilink membuka rute Jakarta-Labuan Bajo sangat ideal. Ada nilai bisnis yang besar di situ,” tutup Menteri Pariwisata Arief Yahya yang sukses membawa Kemenpar No. 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinistryTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok.

Komentar