Telkomsel Siagakan 1.500 BTS Dukung IMF-WB di Labuan Bajo

10
Penulis: frans gulat/ant
Editor: agus eko
Corporate Communications PT Telekomunikasi Selular Nusa Tenggara, Teni Ginaya
Share :

KUPANG-Corporate Communications PT Telekomunikasi Selular Nusa Tenggara, Teni Ginaya mengatakan Telkomsel telah menyiagakan lebih dari 1.500 BTS (Base Transceiver Station) untuk mendukung kelancaran komunikasi bagi para delegasi IMF-WB yang akan berlibur di Labuan Bajo, Flores, NTT.

“Kami telah menyiagakan lebih dari 700 BTS 3G dan lebih dari 800 BTS 4G untuk memfasilitasi komunikasi nirkabel antara piranti komunikasi dan jaringan operator bagi para delegasi Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (IMF-WB) selama di Labuan Bajo,” kata Teni kepada Antara di Kupang, Selasa (16/10).

Ia mengatakan di Nusa Tenggara Barat, Telkomsel juga menyiagakan lebih dari 800 BTS 3G dan sekitar 700 BTS 4G. Dari sisi produk, Telkomsel telah menyiapkan ribuan kartu perdana simPATI Tourist Wonderful Indonesia untuk melayani kebutuhan komunikasi delegasi IMF-WB Forum 2018 serta turis mancanegara lainnya yang ingin menikmati layanan telekomunikasi berkecepatan tinggi.

Melalui simPATI Tourist Wonderful Indonesia Rp100.000, pelanggan dapat menikmati gratis telepon selama 300 menit untuk panggilan internasional ke lebih dari 150 negara melalui layanan Voice over Internet Protocol (VoIP) 01017.

Pelanggan juga menikmati 300 SMS gratis internasional ke seluruh negara di dunia, serta gratis layanan data sebesar 10 GB untuk mengakses internet.

Selain itu, Telkomsel juga menyediakan layanan non tunai berupa TCASH dan layanan cash in TCASH, di mana produk ini nantinya dapat memudahkan pelanggan jika ingin melakukan transaksi isi ulang pulsa, transfer uang maupun aktivitas lainnya dengan mengakses *800# setelah aktivasi produk.

“Layanan jaringan berkualitas pada event internasional seperti IMF-WB Forum 2018 ini, menunjukkan komitmen Telkomsel dalam membangun ekosistem digital yang mendukung geliat perekonomian Indonesia, sekaligus mensejajarkan Indonesia dengan negara-negara maju di berbagai belahan dunia,” pungkas Teni Ginaya

Komentar