IMF-WB Beri Dampak Hadirnya Investasi Lintas Sektor di NTT

12
Penulis: frans gulat/ant
Editor: agus eko
ilustrasi
Share :

KUPANG-Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Ardu Jelamu mengharapkan anggota delegasi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (WB) dapat mempromosikan keindahan pariwisata NTT setelah kembali ke negara asalnya.

“Kami menaruh harapan besar setelah para delegasi IMF-WB berwisata ke daerah ini, mereka kemudian menceritakan ke orang-orang, keluarga, teman, rekan bisnis mereka saat kembali ke negara mereka,” katanya di Kupang seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Jumat (19/10).

Dia optimistis kunjungan anggota delegasi dari berbagai belahan dunia akan membawa dampak besar bagi promosi pariwisata di NTT. Apalagi, lanjutnya, anggota delegasi tersebut merupakan wisatawan kelas atas dari kalangan pejabat tinggi dari berbagai negara, pakar, maupun jurnalis.

Menurutnya, berbagai profesi yang dimiliki anggota delegasi ini juga membuat informasi yang diceritakan tentang pariwisata NTT akan lebih mudah dipercaya masyarakat dunia. “Kami yakin dampak promosinya akan membuat pariwisata NTT semakin mendunia apalagi disampaikan oleh orang-orang profesional,” katanya.

Marius juga berharap kunjungan itu memberikan dampak ikutan berupa hadirnya investasi lintas sektor, mengingat delegasi itu sudah melihat langsung berbagai potensi yang dimiliki daerah setempat.

Marius mengatakan, untuk saat ini, sebagian besar anggota delegasi tidak memiliki waktu yang cukup untuk berwisata ke NTT, namun ia yakin mereka bisa memanfaatkan waktu lain di masa mendatang untuk berkunjung ke NTT.

Jumlah pembelian paket wisata dari data Kementerian Pariwisata menyebut, terdapat 39 anggota delegasi yang sudah membeli paket wisata khusus ke Taman Nasional Komodo.

Jumlah tersebut, belum terhitung dengan anggota delegasi yang membeli paket wisata gabungan ke Labuan Bajo danTaman Nasional Komodo maupun destinasi lain di Yogyakarta dan Bali, di antaranya sebanyak 2.126 orang dari Eropa, 349 orang dari Amerika, dan 40 orang dari China.

“Selain itu, sebanyak 36 anggota delegasi juga telah membeli paket berwisata ke Pulau Sumba,”demikian Marius Ardu Jelamu.

Komentar