BOP Labuan Bajo Sumbang PAD Mabar 35,41%

oleh -733 views
Hiramyah S. Thaib, Tenaga Ahli Menteri Pariwisata dan Ketua Pokja Bidang Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas tengah menjawab pertanyaan wartawan dalam acara paparan perkembangan terkini pariwisata Indonesia di Jakarta (31/10). Sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama bagi Indonesia. Data tahun 2017 menunjukkan sektor pariwisata berada di posisi kedua terbesar untuk penerimaan devisa negara sebesar USD 15,20 miliar atau Rp 202,13 triliun dari target Rp 200 triliun, meningkat 12% dari tahun 2016.
Share :

JAKARTA-Pokja Bidang Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (Pokja Bidang Percepatan Pembangunan 10 DPP), Kementerian Pariwisata Indonesia (Kemenpar) memberikan informasi terkini mengenai perkembangan sektor pariwisata Indonesia di Jakarta. Sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama bagi Indonesia.

Data tahun 2017 menunjukkan sektor pariwisata menempati posisi kedua terbesar dalam penerimaan devisa negara yang mencapai sebesar USD 15,20 miliar atau Rp 202,13 triliun dari target Rp 200 triliun, meningkat 12% dari tahun 2016.

Peringkat pertama yaitu CPO, dan setor lainnya minyak dan gas, batu bara, karet masing-masing berada pada peringkat ketiga, keempat, kelima. Tahun 2020 mendatang diharapkan sektor pariwisata akan menjadi core economy bagi Indonesia dan menjadi penghasil devisa negara terbesar.

Pemerintah telah memberikan komitmen tinggi dan dukungan penuh terhadap perkembangan sektor pariwisata sebagaimana dinyatakan Presiden Joko Widodo bahwa pariwisata sebagai leading sector perekonomian. Terdapat tiga sektor unggulan yang menjadi perhatian utama pemerintah yaitu: pertama pengembangan sektor pertanian, kedua pengembangan sektor pariwisata dan ketiga pengembangan sektor perikanan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *