Pembangunan Souvenir Shop di Puncak Waringin Terus Dikebut

117
Penulis: lita rafael
Editor: agus eko
Share :

LABUAN BAJO-Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mempercepat rencana pembangunan kawasan industri pariwisata di Puncak Waringin. Proses pembongkaran dan pemindahan material bekas bangunan Hotel Puncak Waringin Labuan Bajo untuk pembangunan tempat perisitirahatan, ruang serba guna dan toko cinderamata itu sudah mencapai 65%.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula, ditemui di Labuan Bajo, usai rapat dengan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Surabaya, menjelaskan jajaran Dirjen Cipta Karya memantau langsung proses pembongkaran bekas bangunan Hotel Puncak Waringin itu.

“Proyek Detail Engineering Design (DED), juga sudah ditunjukan pada saya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manggarai Barat, Ir. Oktavianus Andi Bona mengatakan proses pembongkaran dan pemindahan material bangunan berjalan lancar dan sesuai rencana. Operator Dinas PUPR menjalankan tugas dengan baik, dan sesuai petunjuk.

Selain itu pembongkaran dan pemindahan tidak mengganggu aktivitas warga yang berdekatan dengan bangunan hotel.

Dia memperkirakan proses pembongkaran dan pemindahan material bangunan selesasi dalam dua hingga tiga hari ke depan, sesuai dengan waktu yang diberikan oleh Tim Pemusnahan dan Penghapusan Gedung/Bangunan Hotel Puncak Waringin.

“Pembongkaran dan pemindahan material bekas bangunan berjalan lancar dan sesuai petunjuk,” kata Oktavianus.

Seperti diberitakan prosedur dan tahapan penghapusan Aset Hotel Puncak Waringin sudah selesai. Prosedur diawali dengan surat permohonan dari Sekretaris Daerah Manggarai Barat sebagai Pejabat Pengelola Barang Milik Daerah menurut Permendagri 19 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, kepada Bupati Manggarai Barat.

Pada 14 Februari 2019, Bupati Manggarai Barat menyetujui penghapusan Bangunan Hotel Puncak Waringin yang diajukan Sekda Manggarai Barat.

Komentar