Gubernur NTT Siapkan Rp100 Miliar Bangun Perbatasan Ngada-Manggarai Timur

387
Penulis: alex/ant
Editor: alex
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat membuka Rapat Kerja dengan 21 Bupati/Walikota se-NTT di Ayana Hotel, Senin (10/6) pagi.
Share :

KUPANG-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjanjikan akan menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk pembangunan di wilayah perbatasan Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai Timur di Pulau Flores yang sebelumnya disengketakan.

“Anggaran pembangunan ini sudah dijanjikan Gubernur NTT saat turun langsung menyelesaikan konflik di perbatasan kedua kabupaten itu,” kata Kepala Biro Humas Setda Provinsi NTT, Marius Jelamu, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara di Kupang, Sabtu (15/6).

Ia mengatakan, konflik wilayah perbatasan antara Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur sudah terjadi selama sekitar 46 tahun akhirnya berhasil bisa diselesaikan belum lama ini dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi setempat.

Dijelaskannya, Gubernur Viktor Lasikodat sudah turun langsung ke lokasi sengketa pada Jumat (14/6) untuk melakukan penancapan tiang pada salah satu koordinat wilayah perbatasan sebagai simbol penyelesaian konflik wilayah, sekaligus mendeklarasikan dimulainya pembangunan di daerah setempat.

Dalam sambutan, lanjutnya, gubernur mendorong masyarakat kedua wilayah tidak lagi berbicara mengenai perbedaan dan konflik melainkan berbicara tentang pembangunan ke depan di daerah setempat.

“Pemerintah provinsi akan menyiapkan anggaran Rp100 miliar karena selama puluhan tahun, wilayah setempat hampir tidak ada intervensi pembangunan dari pemerintah karena daerah konflik,” jelasnya.

Dia mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan fisik berupaya jalan, listrik, dan akses telekomunikasi serta sarana dan prasarana lainnya.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah provinsi juga akan menyalurkan sebanyak satu juta ekor benih ikan kerapu untuk dibudidayakan di daerah setempat.

“Sektor pariwisata juga akan dibangun di sana karena didukung dengan alam yang indah berupa pegunungan dan padang savana dan juga merupakan pintu masuk menuju wisata 17 pulau di Riung,” tutupnya.

Komentar