Konsep Homestay Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Manggarai Timur

58
Penulis: galuh
Editor: agus eko
ilustrasu
Share :

BORONG-Konsep pembangunan “homestay” di kawasan desa wisata yang tersebar di seluruh Tanah Air cukup bagus dan menjanjikan bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat. Konsep ini cukup bagus untuk membantu wisatawan. Sebab, banyak wisatawan yang tidak memiliki cukup dana kalau harus menginap di hotel, sehingga homestay ini sebagai alternatif, terutama bagi wisatawan nusantara (domestik).

Hal ini disampaikan Ahli Ekowisata Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Bali, Dr. I Nyoman Sukma Arida, M.Si disela-sela kegiatan pelatihan Manajemen Homestay yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (25/06). Kegiatan ini diikuti oleh pengelola jasa penginapan se Kabupaten Manggarai Timur.

Selain I Nyoman, kegiatan ini, menghadirkan Tokoh Pariwisata dari Ubud Homestay Asociation (USHA) yang juga Founder Bali Spirit Festival di Bali, Made Gunarta.

Nyoman menjelaskan, homestay adalah tipe akomodasi yang paling mendekati konsep pariwisata berbasis masyarakat. Sebab wisatawan yang berkunjung, langsung berinteraksi dengan masyarakat sekaligus belajar budaya lokal setempat.

Namun kata dia, konsep akomodasi homestay sangat tergantung pada strategi pelaku usaha pariwisata memanfaatkan dan mempertahankan identitas kebudayaan, alam, dan lingkungan yang bersih.

“Konsep homestay ini juga sangat membantu dalam meningkatkan ekonomi masyarakat lokal karena wisatawan yang datang berkunjung akan secara langsung berinteraksi dan menikmati kehidupan seperti masyarakat loka,” jelasnya.

Sementara itu, Made Gunarta mengatakan factor paling penting dalam manajemen homestay adalah menjaga identitas budaya. Selain itu, juga memperhatikan tata kelola lingkungan seperti sanitasi dan pengolahan limbah dan strategi dalam mempromosikan akomodasi wisata dan obyek wisata yang ditawarkan.

“Konservasi Budaya sangat penting dalam menunjang usaha di bidang pariwisata khususnya akomodasi homestay. Selain itu, lingkungan alam yang masih terjaga dan bersih merupakan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan di manapun mereka berkunjung,” urainya.

Made Gunarta, menilai Kabupaten Manggarai Timur memiliki potensi kepariwisataan yang sangat baik. Sebab didukung oleh kebudayaan lokal yang masih hidup serta didukung potensi alam yang indah.

Karena itu, Made Gunarta berharap, pelaku usaha pariwisata dan masyarakat diharapkan tetap menjaga identitas kebudayaan dan lingkungan alam sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga, Kanisius Judin mengaku sangat serius memberikan perhatian untuk mengembangkan potensi kepariwisataan. Hal ini sekaligus menjawab misi Kabupaten Manggarai Timur yaitu Mewujudkan Manggarai Timur Yang Sejahtera, Berdaya dan Berbudaya (MATIM SEBER).

Kegiatan pelatihan Manajemen Homestay diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan sumber daya manusia bagi para pelaku usaha pariwisata dan masyarakat sekitar Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) di Kabupaten Manggarai Timur.

Komentar