Bisnis Pariwisata Sambut Baik Turunnya Tiket Pesawat

34
Penulis: galuh
Editor: alex
Pesawat Citilink
Share :

JAKARTA-Rencana pemerintah menurunkan harga tiket pesawat disambut baik pelaku bisnis industri Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) dan Pariwisata di Indonesia.

Head of Property Management IKAI (Intikeramik Alamasri) I Gede Wahyu memuji keputusan pemerintah tersebut. Pasalnya, penurunan harga tiket pesawat untuk maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier ( LCC) yang rencananya berlaku efektif Kamis 11 Juli 2019 akan sangat membantu pertumbuhan industri MICE dan Pariwisata di Indonesia.

Masih menurut Wahyu, Enam bulan belakangan ini, harga tiket pesawat yang tinggi sangat memukul industri. Banyak tempat wisata baru yang lokasinya jauh dari kota besar mengalami penurunan pengunjung secara drastis.

Ironisnya, harga tiket ke luar negeri malah lebih murah. Sehingga tren perjalanan wisata di Indonesia berubah menjadi outbond ke luar negeri karena lebih murah dari sisi biaya.

“Sektor MICE yang merupakan bagian dari pariwisata tentu juga ikut terpukul. Beban biaya perjalanan porsinya tinggi sehingga mempengaruhi pilihan sarana lainnya, sehingga pilihan akomodasi, makanan, dan materi porsi spending-nya dikurangi untuk mengurangi biaya keseluruhan,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, Rapat Koordinasi Kemenko Perekonomian memutuskan untuk memberikan diskon 50% tiket pesawat LCC (Low Cost Carrier) dari tarif batas atas. Diskon ini diberikan untuk 30% alokasi kursi dari total kapasitas pesawat. Keputusan pemerintah ini disampaikan Sesmenko Perekonomian Susiwijono kemarin 9 Juli 2019.

Pemerintah, melalui Kementerian Pariwisata menargetkan adanya kontribusi pada produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai 8% di tahun 2019 ini. Pemerintah juga menargetkan kenaikan devisa negara sebesar Rp120 triliun dari tahun 2014 sehingga menjadi Rp240 triliun di tahun 2019.

Wahyu berharap dengan turunnya harga tiket pesawat domestik ini, industri perhotelan yang baru digeluti produsen keramik “Essenza” ini dapat ikut tumbuh.

“Porsi biaya tiket pesawat yang turun dapat beralih ke pilihan akomodasi yang lebih baik”, tutur Wahyu.

IKAI sendiri berencana akan menambah tiga sampai empat hotel baru tahun ini untuk memperluas portofolionya dalam mendukung target pemerintah memperkuat industri MICE dan Pariwisata dalam negeri.

Komentar