Persiapan Tinju Internasional Piala Presiden di Labuan Bajo Sudah 85%

94
Penulis: galuh
Editor: agus eko
Share :

LABUAN BAJO-Perhelatan akbar kejuaraan Tinju Internasional Piala Presiden RI ke-23 sebentar lagi akan di gelar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tercatat, 30 Negara terkonfirmasi akan ikut dalam kejuaraan tinju internasional yang digelar pada 22-28 Juli 2019 nanti.

“Dari segi kesiapannya, persiapan event internasional tinju piala presiden ke 23 di Labuan Bajo ini sudah 85%. Kita akan kebut persiapannya, mulai venue, ring tinju, tenda roder hingga mempersiapkan para atlit petinju terus dilakukan,” ujar Ketua Panitia Kejuaraan Tinju internasional Piala Presiden ke 23 yang juga Ketua Pertina Indonesia Brigjen Pol. Jhony Asadoma saat konferensi pers pekan lalu ,di lobby Rupatama Mapolda NTT.

Dia mengatakan kegiatan tinju internasional itu akan digelar selama enam hari yakni 22-28 Juli 2019 mendatang. Pertarungan tinju internasional ini, akan digelar di Lapangan Gorontalo di Jalan Pantai Pede Kilometer 5 Labuan Bajo, Manggarai Barat.

“NTT turut berbangga atas keterlibatan para atlit, terutama dapat diselenggarakannya event internasional bergengsi ini di NTT, lebih khusus Labuan Bajo,” terangnya.

Menurut Johni, 31 negara yang sudah mendaftar itu berasal dari Benua Asia, Amerika, Afrika, Eropa dan Australia.

Ke-31 negara itu yakni Afganistan, Amerika Serikat, Australia, Azerbaijan, Bangladesh, Bahrain, Canada, Cina, Egypt, Finlandia, Hongkong, India, Indonesia, Italia, Korea Selatan, Kuwait, Kyrgistan, Lebanon, Maucau, Nepal, Pakistan, Phillipines, Polandia, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Timor Leste, Turki, United Arab Emirates, Ukraina dan Vietnam.

Dia mengaku, kejuaraan yang tidak wajib dilaksanakan setiap tahun ini membutuhkan kesiapan yang matang. Karenanya, dia berharap, negara yang sudah terdaftar dan terkonfirmasi melalui panitia, dapat ikut serta pada hari H di kejuaraan tinju internasional ini.

“Tidak dipungkiri, ada beberapa negara yang sudah daftar namun dibatalkan. Hal ini dikarenakan biaya dan sebagainya. Situasi tersebut ikut jadi pertimbangan mereka dalam memutuskan untuk ikut turnamen tinju ini,” kata Jhony.

Indonesia sendiri menurunkan 3 tim. yakni, Tim A terdiri dari petinju profesional yang sudah malang melintang didunia tinju, mereka tergabung sebagai tim inti dalam even ini.

Sedangkan Tim B, merupakan tim lapis ganti kedua setelah tim A atau tim cadangan yang dipersiapkan manakala terjadi hal dengan salah satu atlit tim A.

Dan tim C merupakan tim yang dipersiapkan khusus. Mereka yang tergabung dalam tim C adalah para atlit tinju NTT terbaik dan berpengalaman dalam even tinju tingkat regional dan nasional bahkan Sea Games.

Panitia kejuaraan tinju internasional di Labuan Bajo juga sudah mempersiapkan 14 jenis kelas pertandingan terdiri dari 6 kelas putri dengan Kelas 45Kg, Kelas 48Kg, Kelas 51Kg, Kelas 54Kg, Kelas 57Kg, Kelas 60Kg dan Kelas 64Kg.

Sedangkan 8 kelas putra lainnya akan bertanding di Kelas 44Kg, Kelas 49Kg, Kelas 52Kg, Kelas 56Kg, Kelas 60Kg, Kelas 64Kg, Kelas 69Kg dan Kelas 75Kg.

Johni mengatakan perhelatan tinju ini merupakan sejarah baru bagi provinsi NTT, karena baru pertama menggelar pertandingan internasional tinju amatir.

Johni menyebut, alasan digelar tinju internasional di NTT, karena untuk mempromosikan pariwisata di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Selain itu, juga mau menunjukan ke dunia internasional bahwa NTT juga bisa menyelenggarakan event tinju yang besar.

“Kita harapkan, dengan kegiatan tinju ini, untuk membangkitkan minat pemuda pemuda, anak-anak dan remaja supaya mereka termotivasi mengikuti olahraga tinju,” jelasnya.

Panitia Tinju menyiapkan sejumlah hadiah bagi para pemenang dengan masing-masing kategori yaitu, Medali terdiri dari Emas, Perak dan Perunggu.

Selain itu panitia juga sudah mempersiapkan piagam serta uang tunai sebesar 500 Dolar bagi juara satu di kelasnya dan 300 Dolar untuk juara dua serta 200 Dolar untuk juara tiga.

Untuk juara umum hasil rangkuman semua kelas pertandingan, berhak mendapatkan hadiah sebesar 5000 USD dan membawa pulang piala presiden cup ke 23.

Komentar