Jokowi: Masalah Penghambat Pembangunan 10 Bali Baru Harus Diselesaikan

14
Penulis: lita rafael
Editor: agus eko
Share :

JAKARTA-Presiden Joko Widodo menemukan sejumlah masalah terkait pembangunan 10 destinasi wisata Bali Baru. Persoalan ini didapatkannya saat melakukan peninjauan disejumlah daerah wisata yang menjadi andalan nasional.

Untuk itu, Kepala Negara meminta agar masalah tersebut harus segera diselesaikan.

“Memang masih ada problem pengaturan dan pengendalian tata ruang yang masih kita benahi. Terakhir kami kemarin masih ada masalah. Misalnya di Sulawesi Utara, Labuan Bajo dan Toba juga masih ada,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/7).

Masalah lainnya jelas Jokowi, berkaitan dengan akses konektivitas menuju ke kawasan destinasi wisata.
Presiden melihat infrastruktur masih banyak yang perlu dibenahi, baik berupa terminal airport, runway yang masih kurang panjang.

“Kemudian juga konektivitas jalan menuju ke tujuan wisata, lokasi wisata yang akan dituju,” jelasnya.

Selain itu, Presiden juga melihat persoalan terkait penataan dermaga dan pelabuhan. Di Labuan Bajo dan Manado ujarnya penataan dermaga perlu dibenahi secepat-cepatnya.

“Saya sudah menyampaikan pada Menteri, tahun depan ini harus diselesaikan. Tahun ini digarap, tahun depan diselesaikan, karena memang ada peluang besar bagi kita untuk menarik wisatawan dari mancanegara yang tentu saja kita harapkan dapat menghasilkan devisa yang sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Komentar