Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur 4 Kawasan Super Prioritas Bali Baru

58
Penulis: lita rafael
Editor: agus eko
Presiden Jokowi didampingi pejabat terkait mendiskusikan penataan Labuan Bajo, NTT, saat mengunjungi kawasan tersebut, Rabu (10/7)
Share :

JAKARTA-Pemerintah siap melanjutkan pengembangan empat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) atau program 10 “Bali Baru”. Upaya ini dilakukan dalam rangka menggenjot jumlah wisatawan yang ditargetkan mencapai 20 juta tahun ini.

Empat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bali Baru itu diantaranya Danau Toba di Sumatera Utara, Candi Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika Lombok (Nusa Tenggara Barat), dan Labuan Bajo, Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur).

“Apa yang diinginkan oleh Pak Presiden secara singkat saja, tahun 2020 semua fasilitas, utilitas infrastruktur, dan utilitas dasar harus selesai. Jadi apa itu, 3A-nya harus selesai. Yang pertama, atraksinya harus kelas dunia. Yang kedua aksesnya. Yang ketiga amenitasnya,” kata Arief Yahya kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas tentang Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/7) sore.

Menpar menjelaskan kawasan ini dipilih sebagai prioritas karena potensi kunjungan wisatawannya yang besar. Sehingga pemerintah terus mendorong investasi di kawasan tersebut dan berharap seiring berkembangnya kawasan wisata, perekonomian wilayahnya juga akan meningkat.

4 Kawasan Pariwisata Super Prirotas ini merupakan bagian dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas yakni Danau Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Candi Bromo Tengger Semeru, Morotai, dan Wakatobi.

Ia menunjuk contoh Danau Toba. Atraksinya harus mendapatkan UGG, UNESCO Global Geopark, tahun ini. Demikian juga aksesnya harus selesai semua.

“Bandara Silangit sudah jadi bandara internasional, tol dari Kualanamu sampai Tebing Tinggi harus sudah selesai, dan lain sebagainya. Lalu yang ketiga amenitas, orang sudah investasi,” terangnya.

Menteri Pariwisata mengingatkan, sekarang sudah ada investasi sebesar Rp6 triliun untuk pengembangan Danau Toba itu. Karenanya, amenitasnya contoh membangun hotel, dan itu semua harus yang nomor 2, 1 dan 2, atraksi dan akses selesai tahun 2020, dan amenitas sudah mulai tahun 2020.

Komentar