Pembangunan Infrastruktur 4 Destinasi Wisata Super Prioritas Rampung 2020

29
Penulis: lita rafael
Editor: agus eko
Presiden Joko Widodo bersama Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula
Share :

JAKARTA-Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berkomitmen membangun sinergi dengan berbagai pihak terkait untuk merampungkan pembangunan infrastruktur di empat destinasi wisata super prioritas hingga 2020.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menginstruksikan pengembangan infrastruktur 10 destinasi prioritas terutama di 4 destinasi super prioritas pariwisata seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo diselesaikan pada 2020.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Presiden meminta pembangunan infrastruktur dasar penunjang sektor pariwisata harus diselesaikan pada 2020.

“Yang diinginkan Presiden pada 2020 semua infrastruktur dan utilitas dasar seperti Atraksi, Akses, dan Amenitas (3A) harus selesai,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief mencontohkan, pada salah satu destinasi super prioritas yaitu Danau Toba. Dari sisi atraksi salah satu danau vulkanik terbesar di dunia itu harus mendapatkan sertifikat Unesco Global Geopark (UGG) pada 2019.

“Dalam framework, pengembangan destinasi itu selalu menggunakan konsep 3A jika ingin menjadi global player maka harus menggunakan global standar. Dengan masuknya geopark di Indonesia dalam daftar UGG, berarti meningkatkan promosi destinasi wisata bahkan hingga ke level dunia,” katanya.

Kedua dari sisi akses yaitu bandara Silangit pembangunannya harus selesai dan menjadi bandara Internasional. Sementara pembangunan jalan tol dari Kualanamu – Tebing Tinggi juga harus selesai pada 2020.

“Dari sisi Amenitas sudah ada investasi di Danau Toba sebesar Rp6 triliun yang nantinya akan dibangun salah satu contoh adalah pembangunan hotel. Pada 2020 harus sudah selesai dan sudah beroperasi,” ujar Menpar Arief.

“Dampaknya, selain dapat mendongkrak jumlah wisatawan asing atau turis, juga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sekitar obyek wisata serta pemerintah asli daerah dan pendapatan negara,” kata Menpar.

Presiden Joko Widodo menegaskan ada enam hal yang ditekankan Presiden di 4 Destinasi Pariwisata Super Prioritas:

Pertama terkait infrastruktur. Kedua, yang berkaitan dengan akses konektivitas menuju ke kawasan destinasi wisata.

Ketiga, Presiden Jokowi meminta agar fasilitas yang tersedia di lokasi wisata, Keempat berkaitan dengan sumber daya manusia disekitar destinasi wisata.

Kelima, terkait atraksi dan produk-produk yang ada di tempat wisata terkait dengan pasar, pasar seni kemudian budaya yang perlu ditampilkan.

Terakhir, Presiden menekankan perlunya dilakukan promosi secara besar-besaran, secara integrasi sehingga betul-betul mendapatkan manfaat dan memberikan efek pertumbuhan pada ekonomi daerah maupun ekonomi nasional.

Komentar