Event Tinju Internasional Dongkrak Pariwisata Labuan Bajo

99
Penulis: lita rafael
Editor: agus eko
Share :

LABUAN BAJO-Amateur International Boxing Tournament 23rd President’s Cup yang diselenggarakan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) di Labuan Bajo secara resmi dibuka Senin (22/7) pukul 15.00 Wita. Sesuai jadwal acara pembukaan dihadiri Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya.

Selain itu juga, Gubernur Nusa tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula juga dipastikan hadir.

Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia, Johny Asadoma, disela-sela kesibukan memantau gladi bersih seluruh panitia, (22/07) malam menjelaskan acara Pembukaan tidak dihadiri Presiden.

Namun demikian Presiden mengutus Menteri Pariwisata bukan Menteri Pemuda dan Olahraga. Alasannya, adalah Amateur International Boxing Tournament yang dilaksanakan di Labuan Bajo ini, mempunyai misi mendukung sepenuhnya Pariwisata di Manggarai Barat sebagai pintu masuk pariwisata di NTT.

Menurut Ketua Pertina sekaligus Wakapolda NTT ini, Presiden dipastikan tidak menghadiri acara pembukaan, karena banyaknya kesibukan sebagai Kepala Negara.

Apalagi dua minggu lalu (10-11 Juli 2019), Presiden baru saja berkunjung ke Labuan Bajo. Walau Presiden tidak hadir, bukan berarti olahraga yang diminati oleh seluruh masyarakat dunia ini tidak bernilai.

Dijelaskannya, persiapan panitia gabungan baik panitia dari pusat, provinsi juga Kabupaten sudah matang dan sudah menjalankan tugas sesuai urusan masing-masing. Area venue sudah dalam posisi siap digunakan. Dan rencananya 3-4 jam sebelum digunakan, area venue harus steril.

Dijelaskannya, total Negara perserta Turnamen Tinju yang berlangsung hingga tanggal 28 Juli 2019 sedianya 31 Negara. Namun dalam perjalanan ada Negara yang membatalkan keikutsertaannya dengan alasan masing-masing. Sehingga sampai dengan kondisi terahir kemarin (Minggu, 21/7) peserta yang ikut berasal dari 25 negara.

“Yang ikut sebanyak 25 negara, dan mereka sudah tiba di Labuan Bajo dan menginap di hotel-hotel yang disiapkan panitia,” jelasnya.

Wakapolda menambahkan, dampak yang diharapkan dari penyelenggaraan Tinju di Labuan Bajo adalah banyaknya masyarakat yang ikut olahraga tinju. Karena itu petinju cilik juga akan ditampilkan dalam acara pembukaan.

“Dampak yang kita inginkan dari kejuaraan ini adalah memasyarakatkan olahraga Tinju pada kalangan masyarakat Labuan Bajo. Karena itu kita juga akan menampilkan petinju cilik untuk menarik minat, anak-anak, remaja dan pemuda/pemudi agar mau menekui olahraga Tinju,” jelasnya.

Wakapolda yakin, kehadiran olahraga Tinju akan memberi dampak significant terhadap upaya meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestic maupun manca Negara.

Komentar