Bupati Gusti: Presiden Jokowi Berkomitmen Menjadikan Pariwisata Labuan Bajo Berkelas Dunia

53
Penulis: lita rafael
Editor: agus eko
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata (Rakornas) III tahun 2019, di Ballroom Swisshotel, Jakarta.
Share :

JAKARTA-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III membahas mengenai pengembangan 5 destinasi super prioritas. Rakornas III digelar pada 10-11 September 2019 di Swisshotel Jakarta PIK Avenue, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Kelima destinasi super prioritas tersebut adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Daerah-daerah tersebut tengah didorong pengembangan intrastrukturnya yang ditargetkan selesai pada tahun 2020 serta dipromosikan secara masif setelahnya.

Bupati Manggarai Barat (Mabar), Provinsi NTT, Agustinus Ch Dula yang juga hadir mengikuti Rakornas III mengatakan Rakornas III ini menandakan Pemerintah Pusat sangat intens dan berkomitmen menjadikan pariwisata Manggarai Barat sebagai pariwisata kelas Dunia.

“Hari ini, Selasa (10/9), saya mengikuti Rakornas III tahun 2019 dengan tema Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas termasuk Labuan Bajo. Pemerintah ingin menjadikan pariwisata kita kelas dunia,” ujar Bupati Gusti di Jakarta, Selasa (10/11).

Bupati Gusti mengaku, perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Mabar sangat besar. “Saya dan masyarakat Manggarai Barat menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya terhadap Pemerintah Pusat atas perhatian yang begitu besar terhadap Manggarai Barat,” ucapnya.

Pengembangan 5 destinasi super prioritas ini telah ditetapkan Presiden Joko Widodo setelah rapat terbatas pada 15 Juli lalu dengan beberapa kementerian dan lembaga terkait.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan Kemenpar bersama berbagai instansi terkait mulai menjalankan instruksi Presiden Jokowi terkait pengembangan 5 destinasi super prioritas tersebut.

Adapun progres yang telh dicapai yaitu telah berdirinya The Kaldera – Toba Nomadic Escape di Lahan Zona Otorita Kabupaten Toba Samosir yang nantinya pada 10 Oktober 2019, juga akan berlangsung Groundbreaking Glamping di area yang sama.

Sementara itu, untuk mendorong perkembangan wisata di Borobudur, pemerintah telah membangun Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo.

“Per Oktober 2019, bandara ini telah melayani 66 penerbangan dengan kapasitas bandara mencapai 3 juta penumpang,” terangnya.

Sedangkan untuk destinasi Mandalika, proses pengukuran topografi dan konstruksi untuk pembangunan Sirkuit Moto GP akan dimulai pada Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada 2020.

“Semangat pembangunan juga tercermin di destinasi Labuan Bajo dimana saat ini telah mencapai tahap finalisasi pembangunan hotel, marina, area komersial dan pelabuhan ferry,” ucapnya.

Sementara itu, pada Oktober 2019, pemerintah menargetkan percepatan penetapan Peraturan Pemerintah (PP) perihal KEK Pariwisata Likupang yang telah disepakati pada 27 Agustus 2019 lalu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginginkan pembangunan infrastruktur di kawasan destinasi super prioritas untuk dipercepat. Sehingga, bisa dipromosikan secara masif pada tahun 2020 mendatang. Untuk mencapai target ini, pemerintah menganggarkan Rp6,5 triliun kepada 4 destinasi super prioritas dengan rincian; Danau Toba (Rp2,2 triliun), Borobudur (Rp2,1 triliun), Labuan Bajo (Rp6,3 triliun), dan Mandalika (Rp1,9 triliun).

Komentar