Jadi Andalan Devisa Negara, Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur di Labuan Bajo

99
Penulis: lita rafael
Editor: wahyu dias
Share :

JAKARTA-Pemerintah terus menggenjok percepatan pembangunan infrastruktur dan aksesibilitas lima destinasi super prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Kawasan wisata tersebut tengah didorong pengembangan infrastrukturnya yang ditargetkan selesai pada tahun 2020 serta dipromosikan secara masif agar segera terwujud dalam waktu yang sangat cepat.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan 10 Bali Baru dan Ketua Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, Hiramsyah S. Thaib menjelaskan pariwisata Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Kedepannya bukan hanya sebagai prioritas penghasil devisa namun pariwisata akan melaju menjadi andalan utama devisa negara.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang telah menetapkan pariwisata sebagai leading sector.

“Menteri Pariwisata, Arief Yahya juga menjadikan pariwisata sebagai core economy Indonesia,” jelasnya.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) beberapa waktu lalu (10-11 September) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III tahun 2019 di Jakarta dengan agenda membahas “Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas” melalui rangkaian sesi diskusi paparan perkembangan kawasan wisata.

Diskusi dihadiri peserta dari berbagai kalangan meliputi internal Kementerian Pariwisata, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Bappenas, dan BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif), dan lembaga terkait lainnya.

Pada hari pertama digelar diskusi dalam 5 sesi dengan tema :quick wins 2019 dan rencana pengembangan destinasi pariwisata super prioritas 2020, dukungan aksesibilitas dan konektivitas transportasi udara, laut dan darat serta sinergi kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Selanjutnya di hari kedua diskusi mengusung 3 agenda yaitu dukungan pemerintah provinsi di pariwisata super prioritas, strategi pemasaran dan pengembangan dan peningkatan daya saing SDM, masyarakat dan industry pariwisata.

Hiramsyah S. Thaib menjadi moderator diskusi pada sesi diskusi hari pertama dengan tema ”Quick Wins 2019 dan Rencana Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas 2020”.

Hadir sebagai pembicara Tata Syafaat, Badan Otorita Pariwisata (BOP), Danau Toba; Indah Juanita, Badan Otorita Borobudur; Fransiskus Xaverius Teguh, BOP Labuan Bajo, Flores; Edwin Darma Setiawan, PT Indonesia Tourism Development Corporation – Mandalika; dan Paquita Widjaja Rustandi, PT Minahasa Permai Resort Development – Likupang.

Hiramsyah mengatakan, rangkaian diskusi yang digelar dalam Rakornas ini bagian dari tindaklanjut atas instruksi Presiden terkait lima destinasi pariwisata super prioritas.

“Semua aspek yang mendukung percepatan pengembangan pariwisata dibahas dalam sesi diskusi. Progres pembangunan dipaparkan dengan didukung data-data dan analisa,” ujarnya.

Komentar