Presiden Tawarkan Pariwisata Labuan Bajo ke Pengusaha Jepang

620
Penulis: lita
Editor: eko
Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat pemerintah menerima delegasi Japan Indonesia Association (JAPINDA) yang dipimpin mantan PM Jepang Fukuda Yasuo, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11)
Share :

JAKARTA-Delegasi industri terkemuka Jepang yang tergabung dalam Japan Indonesia Association (JAPINDA) berkomitmen menambah investasi di Indonesia. Hal itu disampaikan delegasi pimpinan industri terkemuka Jepang yang tergabung dalam Japan Indonesia Association (JAPINDA) saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11) siang.

Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal yang diperlukan untuk pengembangan dengan Jepang, antara lain terkait dengan agro, terkait dengan teknologi yang biasanya terkait dengan eksport barang-barang agro, yaitu kitosan teknologi.

“Bapak Presiden juga mengingatkan terkait dengan kerja sama di bidang pariwisata, terkait dengan Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo,” kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi menerima delegasi pimpinan industri terkemuka Jepang itu.

Menurut AirlanggaPresiden juga menyampaikan terkait dengan akan dipersiapkannya omnibus law yang akan menyelesaikan persoalan investasi.

“Beliau juga menyampaikan terkait pemangkasan birokrasi yang bisa terkait dengan eselon 3 dan ke 4, dan kebijakan baru untuk terkait dengan daftar negatif investasi. Tentunya dengan kegiatan ini diharapkan investasi dapat terus bertingkat,” terang Airlangga.

Kemudian terkait dengan program pengembangan Masela, Airlangga menyampaikan, bahwa Presiden mengharapkan bahwa ini bisa dipercepat.

“Dan mantan Prime Minister Fukuda mengatakan bahwa dia menjadi saksi bahwa ini diharapkan bisa ditingkatkan. Kemudian juga terkait Patimban, diharapkan akan ada konektivitas antara jalan tol dengan pelabuhan Patimban. “Presiden sudah meminta Pak Menteri PU untuk menindaklanjuti,” ungkap Airlangga.

Komentar