Jalur Ekonomi Wangkung-Kajong Akan Diaspal Hotmix Tahun 2020

oleh -1.477 views
Anggota DPRD NTT dari Dapil IV Manggarai Raya, Pata Vinsensius, SH
Share :

RUTENG-Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang ada di wilayah Kabupaten Manggarai.

Salah satunya, jalur Wangkung, Kecamatan Reo menuju Kajong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai yang rencananya akan diaspal hotmix pada tahun 2020. 

Jalur tersebut merupakan jalur tengah yang menghubungkan Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat yang awalnya merupakan jalur Kabupaten. 

Anggota DPRD NTT Dapil IV Manggarai Raya, Pata Vinsensius, menjelaskan, jalur Wangkung-Kajong merupakan jalur ekonomi menuju Pateng, Rego, Pacar dan Noa.

“Anggaran keseluruhan untuk pengerjaan jalan Propinsi di Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat tahun 2020 sebesar Rp 173 Miliar. Anggaran Rp 173 Miliar itu termasuk pengaspalan hotmix  jalur Wangkung-Kajong itu,” kata Vinsen. 

Dia menambahkan, daerah pantai utara termasuk wilayah Kajong, Loce dan sekitarnya tidak hanya merupakan daerah penghasil pertanian dan perkebunan tetapi juga daerah potensi pariwisata.

“Ada banyak potensi pariwisata di Kecamatan Reok Barat yang perlu dibenahi tetapi harus ditunjang oleh jalan yang bagus. Potensi pariwisata di sana, seperti Dulang Emas, Tengku Siwa. Dari sektor pertanian yang melejit adalah kacang-kacangan, seperti kedelai dan kacang hijau termasuk padi lahan basah dan lahan kering,” jelasnya.

Karenanya tegas Pata, dengan adanya pengaspalan hotmix ini dijalur tersebut maka akses masyarakat Manggarai Barat khususnya wilayah Noa, Pacar, Pateng dan Rego akan lebih cepat menuju wilayah Reo termasuk ke Pota, begitupun sebaliknya.

“Di Pota, Manggarai Timur ada Teratai Tonjong, sedangkan wilayah Reok Barat ada Tengku Siwa. Yah, akses jalan harus cukup bagus terutama ruas-ruas Propinsi itu,” terang Pata.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap perbaikan ruas jalan ini wilayah utara oleh Pemerintah Pusat dan Pemprov maka Pemkab Manggarai turut mendukung pembangunan jalan yang menghubungkan akses antara Desa.

“Hal ini sekaligus membuka wilayah yang selama ini terisolasi,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *