Donald Trump: Choloroquin Menghambat Kerja COVID-19 Dalam Tubuh

oleh -181 views
Presiden AS Donald Trump
Presiden AS, Donald Trump
Share :

NEW YORK- Hingga hari ini, para ahli kesehatan di seluruh dunia belum berhasil menemukan obat anti virus covid-19. Berbagai macam upaya terus dilakukan untuk menemukan obat yang tepat dan manjur untuk menghentikan virus yang mematikan tersebut.

Minggu (22/3/2020), masyarakat Indonesia dikejutkan dengan khabar gembira  Presiden RI, Ir. Joko Widodo yang mengumumkan bahwa pemerintah RI tengah memesan 3 juta Avigan dan memproduksi 2 juta Choroloquin sebagai jenis obat yang diyakini bisa menyembuhkan orang yang terpapar virus corona.

Pernyataan Presiden Jokowi ini beralasan. Di beberapa negara yang terpapar Virus Covid-19, pemakaian Choloroquin dan Avigan terbukti bisa membantu proses penyembuhan pasien suspect Corona.

Bahkan dua hari sebelum pernyataan Jokowi, Presiden Amerika, Donald Trump dalam konferensi persnya di Gedung Putih, Jumat(20/3/2020) juga mengumumkan bahwa Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS telah menyetujui penggunaan klorokuin dan hydroxychloroquine untuk perawatan pasien coronavirus.

“Sejauh ini sedang diupayakan obat yang tepat untuk penanganan virus Covid-19. Meski demikian, Chlorokuin dan Hydroxychloroquine, obat yang selama ini dipakai untuk pengobatan malaria dan radang sendi efektif untuk menghambat corona virus,” jelas Trump  sebagaimana dikutip The Wall Street Journal

Komisioner Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), Dr Stephen Hahn tidak membantah pernyataan Trump. Namun demikian, Dr Stephen Hann belum bisa memastikan tingkat validitas dua jenis obat tersebut dalam menghambat virus Covid-19.

Ia mengatakan FDA sedang mempersiapkan untuk menguji obat dalam uji klinis dengan pasien coronavirus. “Sudah ada uji klinis di Cina dan lebih dijadwalkan untuk mulai di beberapa negara lain. Kami pun akan melakukan hal yang sama”terangnya.

Untuk kasus Virus SARS, Choloroquin memang terbukti cukup ampuh. Para peneliti meyakini ada kemungkinan Chloroquine dapat melakukan hal yang sama terhadap Covid-19. Negara-negara di Asia dan Afrika yang selama ini dikenal sebagai wilayah pandemic Malaria tentu saja bergembira dengan temua sementara para ahli kesehatan duni tersebut.

Terbukti, isu tentang Choloroquin menjadi trending topik di negara-negara seperti Indonesia, Nigeria dan Ghana. (crs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *