Mitigasi Covid-19 , Dispendukcapil Manggarai Kurangi Layanan Tatap Muka

oleh -257 views
Kadiscapil, Kabupaten Manggarai, Mahu A. Alek
Share :

RUTENG-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Manggarai tetap membuka loket pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat ditengah ancaman penyebaran virus corona atau Covid-19 yang kian meluas.

Meski tetap membuka layanan, intensitas tatap muka dalam melakukan pelayanan catatan kependudukan dikurangi.

Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Bupati Manggarai melalui Surat Edaran Bupati tentang protokol pencegahan penularan Covid-19 di areal publik.

“Semua layanan pencatatan administrasi kependudukan secara langsung kita kurangi. Jadi sekarang kita terapkan layanan via media elektronik yaitu melalui pesan WA dengan Nomor Khusus,”  ujar Kadiscapil Kabupaten Manggarai, Mahu A. Aleks kepada padarnews.com, di Ruteng, Selasa(24/3).

Dia menjelaskan, pengurusan data kependudukan dari warga Manggarai tetap berjalan di Kantor Dispenduk tetapi dengan syarat-syarat tertentu.

Salah satu syaratnya, dalam pelayanan tidak boleh berkontak langsung. Artinya, setiap dokumen bisa diurus tetapi harus disimpan di loket.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Bupat Manggarai tentang mitigasi Covid-19.

Kebijakanini diambil guna meminimalkan interaksi dengan warga sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Sesuai Surat Edaran Bupati Manggarai bahwa dalam pelayanan tidak boleh berkontak langsung. Setiap dokumen bisa diurus tetapi harus disimpan di loket,” jelasnya.

Mahu mengaku telah menyiapkan nomor WhatsApp untuk memberikan layanan bagi masyarakat.

“Tinggal di-WhatsApp ke petugas,  maka pelayanan  akan diberikan kepada warga. Dan kami harus taat bahwa pola layanan ini berlangsung hingga 5 April. Jadi, kami memberi layanan seperti biasa, hanya saja tidak boleh kontak langsung,” tambahnya.

Menurutnya, setelah 5 April 2020, pelayanan akan dievaluasi kembali apakah pelayanan seperti semula atau tidak boleh kontak langsung. “Nanti dilihat aturannya selanjut,” tutup Mahu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *