Pemda Manggarai Barat Tutup Akses Udara dan Laut

oleh -129 views
Surat Penutupan Bandara Komodo dan Pelabuhan Penumpang di seluruh Wilayah Manggarai Barat
Share :

LABUAN BAJO– Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya  memutuskan penutupan akses masuk dan keluar Labuan Bajo  dari baik melalui Pelabuhan laut maupun Pelabuhan udara.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat Nomor: Kesra.440/94/III/2020 dan ditujukan kepada Kementerian Perhubungan RI di Jakarta

Dalam keterangan persnya, Wakil Bupati Manggarai Barat, Drh. Maria Geong, Ph.D mengatakan bahwa ada peningkatan yang signifikan jumlah orang yang masuk kategori ODP dan PDP.

“Ada peningkatan yang luar biasa julah orang yang berstatus ODP dan PDP. Semula hanya ada 7 orang yang ODP, meningkat menjadi 31 orang saat ini, dimana 2 orang diantaranya masuk kategori PDP. Kenaikannya hampit 442 ersen lebih dalam kurun waktu delapan hari,” jelas Wabub Maria sembari menambahkan bahwa semua yang ODP maupun PDP datang dari luar Manggarai Barat.

Selain hal tersebut datas, Maria Geong juga .menjelaskan posisi Labuan Bajo sebagi pintu masuk utama ke Pulau Flores.

“Ada sekitar 260 ribu warga Manggarai Barat yang ketakutan apabila ada dari 30 orang yang sedang dalam pengawasan benar-benar dinyatakan positif Covid-19. Sementara fasilitas Alat Pelindung Diri dan peralatan kesehatan lainnya belum seluruhnya tersedia. Tambah lagi pengetahuan masyarakat tentang virus ini yang masih sangat terbatas,” terangnya.

Dengan mempertimbangkan banyak hal tersebut dan seiring dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan RI tentang Kesigapan mencegah penyebaran virus corona, maka Pemerintah Daerah Manggarai Barat  memutuskan untuk menutup sementara waktu selama Sembilan Bandar udara Komodo dan seluruh pelabuhan penyeberangan dari dan ke Labuan Bajo.

“Terhitung sejak tanggal 26 Maret pukul 01 diihari, seluruh pelabuhan penyeberangan dan bandara Komodo ditutup hingga 03 April 2020 pukul 24.00,” tegas Wakil Bupati Manggarai Barat sambil menunjukan surat yang sudah dia tanda tangan sendiri yang ditujukan kepada Menteri Perhubungan RI di Jakarta. (NAD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *