Ini Alasan Ketua DPRD Manggarai Matias Masir

oleh -101 views
Ketua DPRD Kabupaten Manggarai yang juga Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Matias Masir
Share :

RUTENG-Keputusan pimpinan DPRD Kabupaten Manggarai yang tetap menggelar Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) pemerintah Kabupaten Manggarai tahun anggaran 2019 ditengah pandemic Covid-19 menuai kritikan.

Salah satunya, DPRD Manggarai tidak memiliki kepekaan social, apalagi sudah seruan pembatasan sosial  (Social distancing) dari pemerintah pusat.

Namun Ketua Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Matias Masir menampik tudingan tersebut.

Menurut Masir, Kabupaten Manggarai tidak termasuk daerah Keadaan Luar Biasa (KLB) Covid-19.

“Manggarai biasa-biasa saja,” kata Masir.

Masir menegaskan, Rapat Paripurna ini tetap digelar agar tidak meganggu tahapan-tahapan sidang selanjutnya. Sebab, banyak agenda daerah yang segera dituntaskan oleh eksekutif bersama legislatif tahun 2020.

“Sejauh belum ditetapkan sebagai KLB, yah sidang tetap dijalankan. Kan,  sebelum sidang, sudah kita terapkan  protokol mitigasi covid-19.  Sebelum sidang dilakukan pengukuran suhu tubuh dan cuci tangan serta penggunaan hand sanitizer,” jelas Matias.

Dalam Rapur kali ini, politisi PKB, Flori Kampul mengusulkan menunda Rapur LKPJ Bupati Manggarai ini.

Hal ini sesuai dengan Surat Eedaran Mendagri terbaru agar LKPJ 2019 disampaikan sampai 30 April 2020.

Penundaan juga sesuai anjuran pemerintah pusat terkait protocol mitigasi pencegahan Covid-19.

“Sesuai maklumat Kapolri serta imbauan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, saya usulkan agar sidang ditunda sampai 30 April 2020,” kata Flori.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *