Ketua LP2KL Kutuk Pelaku Pembakar Lahan di Sekitar Bandara Komodo

oleh -334 views
Ketua LP2K Kota Labuan Bajo, Florianus Surion Adu
Share :

LABUAN BAJO-Ketua Laskar Peduli Kebersihan Kota Labuan Bajo (LPK2L), Florianus Surion Adu, mengutuk tindakan orang yang membakar lahan di sekitar Bandar Udara Komodo Labuan Bajo. Aksi tersebut, merupakan salah bentuk tindakan yang bodoh dan tolol.

“Saya kutuk pelaku yang melakukan pembakaran ini. Ini bentuk tindakan tidak bertanggung jawab yang sulit diterima akal sehat. Benar-benar konyol ulah oknum pembakar lahan ini. Karena itu, siapapun dia (pelaku_red), harus ditangkap,” demikian Surion Adu disela-sela upaya memadamkan kobaran api di lokasi kebakaran, Golo Tedeng sore ini, Sabtu (8/7) .

Menurut Surion Adu, aksi pembakaran lahan ini sangat membahayakan dunia penerbangan. Apalagi, lokasi kebakaran ini sangat dekat dengan Bandara Udara Komodo. Tentu asap akibat kebakaran ini berpotensi menganggu aktivitas penerbangan. “Ini bisa menimbulkan kecelakaan pesawat terutama saat mendarat. Pertanyaannya, apakah pelaku pembakaran berpikir sampai ke sana? Ini menyangkut nyawa banyak orang Pak ?,” kata Feri Adu penuh marah.

Selain itu menurut Feri Adu perbuatan orang yang membakar lahan di sekitar bandara Komodo, sangat merugikan citra Manggarai Barat sebagai destinasi pariwisata dunia. Apalagi saat ini Manggarai Barat tengah gencar melakukan promosi pariwisata.

Lokasi kebakaran di Golo Teeng. (Foto: Adrian Jr.)

Kolektor mobil jenis Jeep inipun berjanji akan membantu pemerintah untuk mencari informasi pelaku pembakaran lahan, yang saat ini ini telah menghanguskan 50 ha lebih lahan di Golo Tedeng Labuan Bajo. “Kami dari Laskar Pemuda Peduli  Kebersihan Kota Labuan Bajo, berjanji membantu Pemerintah untuk mencari pelaku. Dan jika ditemukan, agar pelaku tersebut diproses secara hukum,” katanya.

Hingga saat ini, aparat Kepolisian di Labuan Bajo terus memburu pelaku pembakaran ini. Hingga berita ini diturunkan, Polisi belum berhasil mengungkap siapa oknum pembakar lahan ini. “Saya dorong aparat penegak hukum agar menangkap pelakunya. Jebloskan ke penjara, biar dia kapok,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, orang tidak bertanggung jawab diduga melakukan pembakaran lahan di sekitar Bandara Komodo. Sekitar 50 ha lahan  yang didominasi rumput liar kering hangus dilalap si jago merah.

Pihak Kelurahan Labuan Bajo dibantu aparat TNI dan Polri sudah berusaha menghambat penyebaran api secara manual, namun tidak berhasil, api terus menjalar. Beruntung, amukan si jago merah ini tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan di Kota yang kini menjadi daerah tujuan wisata favorit baik domestik maupun mancanegara.

Komentar