Masih Minim Warga Budidaya Rumput Laut

oleh -286 views
Panen rumput laut di Kecamatan Boleng. Foto: Pol Jhon
Share :

LABUAN BAJO-Jumlah warga wilayah pesisir dan pulau di wilayah Manggarai Barat masih minim dan sedikit dalam membudidayakan rumput laut. Kendati minat warga nelayan memang masih ada.

Demikian dikemukakan Kepala Seksi Perikanan Budidaya, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Yohanes Jamu kepada media ini di Labuan Bajo, Minggu (19/11).

“Soal minat warga memang masih ada tetapi jumlah kelompok untuk budidaya rumput laut ini kian berkurang,”tegasnya

Dia menjelaskan sejak 2010 lalu jumlah kelompok sebanyak 10 kelompok untuk wilayah pesisir dan pulau. Namun dalam perjalanan dari tahun ke tahun kian berkurang. Hingga kini di tahun 2017 menyisahkan 2 kelompok yang tinggal 2 kelompok saja di kecamatan Boleng tersebar di Boleng dan pulau Longos. Sedangkan kelompok binaan kantornya hanya 1 kelompok dengan jumlah anggota 20 orang.

Dikatakan hal yang menjadi sebab nelayan pesisir dan pulau tidak membudidayakan rumput laut karena tiap tahun harga rumput laut kian turun, juga keraginan atau unsur gizi dalam rumput laut sangat rendah. Sejak tidak ada lagi bantuan dana dari APBN 2011 -2013 tidak ada lagi dana untuk dukungan budidaya rumput laut ini maka sudah tidak ada lagi budidaya itu.

“Hanya dalam tahun 2017 ini ada bantuan propinsi NTT berupa bibit, tali, pemberat dan pelampung. Ada upaya kita kembangkan lagi ke depan,”jelasnya

Kepala desa Komodo, Haji Aksan mengaku pada tahun 2010 lalu ada warganya yang berupaya membudidayakan rumput laut ini tetapi akhirnya hilang begitu saja.

“Dulu ada usaha budidaya rumput laut itu tetapi karena penyu biasa makan rumput laut sehingga warga belum mau kembangkan lagi,”jelasnya

Komentar